Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi! Pemerintah Pastikan Uji Coba B40 Digelar Juli 2022

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan uji coba bahan bakar biodiesel campuran minyak sawit 40 persen (B40) terlaksana pada Juli 2022.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  13:56 WIB
Resmi! Pemerintah Pastikan Uji Coba B40 Digelar Juli 2022
Ilustrasi biodiesel - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan uji jalan atau road test kendaraan dengan bahan bakar biodiesel campuran minyak sawit 40 persen (B40) pada Juli 2022 sudah mulai tahap finalisasi.

"Saat ini masih finalisasi persiapan, semoga dapat dilaksanakan sesuai target yang disampaikan Pak Dirjen,"ujar  Direkotrat Bioenergi ESDM  Edi Wibowo pada Bisnis, Selasa (28/6/2022)

Edi menambahkan bahan bakar nabati yang dibutuhkan untuk B40 adalah B100( Crude Palm Oil) sekitar 47.000 liter dan D100 sebanyak 7.000 liter atau total crude palm oil (CPO) sekitar 55.000 liter. Edi juga menambahkan jumlah kendaraan yang diuji sekitar 12 unit dengan jarak 50.000 km.

"Uji coba B40, yang dimaksud B100=biodiesel; D100= green diesel. Nantinya  akan dicampur dengan minyak solar [B0]," jelas Edi.

Ia mengemukakan komposisi B40 adalah 40 persen B100 dan 60 persen B0. Komposisi lainnya adalah 30 persen B100, 10 persen D100, dan 60 persen B0.

Adapun, uji coba B40 sebelumnya sudah mengalami kemunduran. Sebelumnya ujic oba direncanakan pada Februari 2022 tetapi mundur hingga Juli 2022. Pemerintah akan melaksanakan uji coba ini untuk untuk kendaraan bermotor bergerak, alat berat, diesel kereta api, diesel kapal laut, dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif cpo kementerian esdm Biodiesel Mandatori Biodiesel
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top