Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beri Pendampingan untuk Pelaku Usaha, PIP Gandeng Kementerian PPPA

Kerja sama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) tersebut akan berlangsung selama dua tahun.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  06:07 WIB
Beri Pendampingan untuk Pelaku Usaha, PIP Gandeng Kementerian PPPA
Dirut PIP Ririn Kadariyah dan Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Ekonomi Kementerian PPPA Eni Widiyanti usai penandatanganan perjanjian kerja sama PIP dan Kemen PPPA di Gedung Serba Guna Tiga Raksa, Tangerang, Banten, Selasa (14/6/2022). - Bisnis/Ni Luh Anggela.

Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku usaha perempuan.

Direktur PIP Ririn Kadariyah menyampaikan, para pelaku usaha akan diberikan pelatihan dan pendampingan mengenai kesetaraan gender, bagaimana mengembangkan usaha dan perpajakan, terutama yang berkaitan dengan UMKM.

Adapun kerja sama tersebut akan berlangsung selama dua tahun, terhitung mulai hari ini, Selasa (14/6/2022).

"Kalau di dalam perjanjian kalau tidak salah dua tahun tetapi kalau ini nilai manfaatnya signifikan, tentu kita lanjutkan," kata Ririn di sela-sela Talkshow: Perempuan Berdaya, Masyarakat Sejahtera yang digelar di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (14/6/2022).

Mengenai nilai kerja sama, Ririn menuturkan  keduanya tidak mengeluarkan dana khusus untuk program kerja sama tersebut. Justru dengan sinergi ini, baik PIP maupun Kementerian PPPA dapat melakukan efisiensi dalam hal sumber daya.

Sebagaimana diketahui, selama ini PIP memiliki komitmen untuk memberikan pinjaman modal bagi para pelaku usaha dan juga memberikan pendampingan.

Dengan adanya sinergi dengan Kementerian PPPA, lanjut Ririn, PIP dapat semakin memperkaya materi-materi pendampingannya.

Sehingga, tidak hanya dari aspek berusahanya saja, namun juga dari aspek penyadaran hak-hak perempuan dan materi-materi seputar masalah kesetaraan gender dan kesehatan perempuan dan anak.

Adanya pengetahuan seputar kesetaraan gender dan juga kesehatan untuk perempuan dan anak, diharapkan dapat memiliki kesehatan dan usaha yang baik bagi para pelaku usaha perempuan.

"Karena perempuan ini mereka bekerja double, mengurus rumah tangga dan juga berusaha. Kalau mereka kesehatannya bagus termasuk anak-anak gizinya bagus, kan usahanya juga lebih lancar," jelas dia.

Selain melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama, PIP bersama dengan Kementerian PIP melaunching  training of trainers (TOT) Pendampingan UMi. TOT sendiri perdana digelar hari ini, Selasa (14/6/2022) di Tangerang, Banten.

Tak hanya di wilayah Tangerang, TOT juga akan digelar di 9 kota lainnya, yaitu Medan, Tangerang, Bogor, Wonosobo, Yogyakarta, Jepara, Banjarmasin, Makassar, Kupang, dan Bali. Adapun, total peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 240 orang.

"Semoga acara TOT yang sudah dimulai pada hari ini bisa berjalan lancar untuk kedepannya  dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada  para debitur UMi khususnya dan masyarakat pada umumnya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top