Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Internasional Pulih, Kunjungan Wisman Muslim ikut Terkerek

Prediksi tersebut berdasarkan laporan Mastercard dan CrescentRating dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2022 yang dirilis Juni 2022. Dalam GMTI tersebut juga turut memprediksi kembalinya industri perjalanan seperti pada 2019.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 13 Juni 2022  |  20:34 WIB
Perjalanan Internasional Pulih, Kunjungan Wisman Muslim ikut Terkerek
Logo Halal Indonesia dari Kementerian Agama (Kemenag).

Bisnis.com, JAKARTA – Seiring dengan dimulainya kembali perjalanan internasional, kunjungan wisatawan Muslim diperkirakan akan mencapai 140 juta pada 2023.

Prediksi tersebut berdasarkan laporan Mastercard dan CrescentRating dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2022 yang dirilis Juni 2022. Dalam GMTI tersebut juga turut memprediksi kembalinya industri perjalanan seperti pada 2019.

“[Ini] kembali ke tingkat sebelum pandemi yaitu 160 juta pada 2024,” bunyi laporan tersebut yang dikutip, Senin (13/6/2022).

Sementara itu, proyeksi pra-pandemi sebanyak 230 juta kunjungan pada 2026 akan tercapai pada tahun 2028. Estimasi pengeluaran Halal Travel bisa mencapai US$225 miliar pada 2028.

Pelancong perempun juga diproyeksikan menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dalam pasar perjalanan Muslim, yaitu mencapai sekitar 45 persen dari kunjungan muslim global.

Menurut laporannya, Pasca Covid-19, sektor perjalanan akan mengandalkan data untuk membantu rencana pemulihan dan menghadapi tantangan untuk meningkatkan sektor perjalanan agar pulih sepenuhnya. Oleh karena itu,dibutuhkannya data dan wawasan untuk para pelaku industri perjalanan, perhotelan, dan pariwisata untuk memenuhi kebutuhan, harapan, dan permintaan konsumen yang terus berkembang dari sektor perjalanan Muslim.

Laporan tersebut juga optimistis bahwa ekonomi akan segera pulih dari kerusakan akibat pandemi. Selain itu, sebagai roda gigi industri perjalanan untuk perjalanan internasional bebas karantina, kami percaya sektor perjalanan Muslim dapat memberikan kontribusi yang sangat besar untuk mempercepat pemulihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top