Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Proyek Jalan Tol Baru, Siap-Siap Harga Properti Melonjak!

Selain mempengaruhi harga tanah, pembangunan jalan tol juga diyakini dapat mengerek naik harga properti.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  15:46 WIB
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Selatan Seksi 3 di Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (24/4/2022). ANTARA FOTO - M Ibnu Chazar
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Selatan Seksi 3 di Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (24/4/2022). ANTARA FOTO - M Ibnu Chazar

Bisnis.com, JAKARTA - Properti yang lokasinya berdekatan dengan jalan tol diyakini masih akan sangat diminati pasar. Bahkan, harga properti yang berdekatan dengan akses jalan tol berpeluang terus naik.

Pengamat properti sekaligus Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit menyatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol akan memacu pengembangan suatu wilayah.

"Biasanya ketika ada pembukaan jalan yang baru di suatu kawasan, baik jalan arteri ataupun jalan tol memang akan membuka akses peluang kenaikan harga tanah di sekitar lokasi yang terrhubungkan dengan jalan-jalan yang baru tersebut," kata Panangian kepada Bisnis, Selasa (25/5/2022).

Menurutnya, pembangunan jalan tol secara langsung dapat menumbuhkan perekonomian karena mobilisasi barang dan jasa menjadi semakin mudah.

Panangian menjelaskan, selain mempengaruhi harga tanah, pembangunan jalan tol juga dapat mengerek naik harga properti.

"Kenaikan harga properti akibat pembangunan jalan-jalan baru itu sangat bervariasi. Hal ini ditentukan oleh lokasi dan kemudahan aksesnya," ujarnya.

Panangian mengatakan harga properti akan melonjak drastis setelah jalan tol yang dibangun resmi beroperasi.

"Jika jalan tol sudah beroperasi, biasanya harga properti melonjak, berkisar antara dari 10 persen sampai 50 persen dibandingkan sebelum adanya jalan itu," tuturnya.

Sebagai catatan, pada tahun 2022 terdapat 16 jalan tol baru yang masuk dalam daftar rencana proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR.

Berikut daftar 16 jalan tol baru yang ada dalam rencana proyek KPBU Kementerian PUPR tahun 2022:

1. Tol Cikunir-Ulujami sepanjang 21,50 kilometer dengan nilai investasi Rp21,14 triliun.
2. Tol Akses Pelabuhan Patimban sepanjang 37,05 kilometer dengan nilai investasi Rp8,48 triliun.
3. Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg sepanjang 39,20 kilometer dengan nilai investasi Rp18,76 triliun.
4. Tol Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,50 kilometer dengan nilai investasi Rp15,37 triliun.
5. Tol Bogor-Serpong (via Parung) sepanjang 31,10 kilometer dengan nilai investasi Rp8,94 triliun.
6. Tol Semanan-Balaraja sepanjang 32,39 kilometer dengan nilai investasi Rp15,52 triliun.
7. Tol Cikunir-Karawaci sepanjang 40 kilometer dengan nilai investasi Rp26,15 triliun.
8. Tol Semarang-Harbour sepanjang 20,86 kilometer dengan nilai investasi Rp17,23 triliun.
9. Tol Malang-Kepanjen sepanjang 29,78 kilometer dengan nilai investasi Rp9,95 triliun.
10. Tol Cilacap-Jogja sepanjang 125,47 kilometer dengan nilai investasi Rp15,93 triliun.
11. Tol Demak-Tuban sepanjang 172 kilometer dengan nilai investasi Rp26,48 triliun.
12. Tol Ngawi-Bojonegoro-Babat sepanjang 119,03 kilometer dengan nilai investasi Rp14,13 triliun.
13. Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 37,5 kilometer dengan nilai investasi Rp10,48 triliun.
14. Tol Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar) sepanjang 48,12 kilometer dengan nilai investasi Rp7,42 triliun.
15. Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara sepanjang 7,35 kilometer dengan nilai investasi Rp15,53 triliun.
16. Tol Akses Ibu Kota Negara (IKN) sedang dalam tahap penyusunan studi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti jalan tol penjualan properti harga rumah
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top