Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Utilisasi Pesawat, AirAsia Buka Rute ke Aceh

Untuk tahap pengenalan, AirAsia akan melayani rute Banda Aceh - Kualanamu tiga kali seminggu setiap hari Selasa, Jumat dan Minggu dengan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  20:56 WIB
Armada AirAsia parkir di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2) di Sepang, Malaysia, Senin (24/8/2020). - Bloomberg/Samsul Said
Armada AirAsia parkir di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2) di Sepang, Malaysia, Senin (24/8/2020). - Bloomberg/Samsul Said

Bisnis.com, JAKARTA- AirAsia Indonesia hari ini mengumumkan pembukaan rute Banda Aceh - Kualanamu PP yang akan beroperasi mulai 3 Juni 2022 sebagai respons utilisasi pesawat yang ada.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine mengatakan tiket rute ini sudah dapat dipesan mulai hari ini 18 Mei 2022 di airasia Super App, airasia.com, online travel agent, dan agen penjualan resmi lainnya dan sudah termasuk jatah bagasi gratis 20kg.

Untuk tahap pengenalan, AirAsia akan melayani rute Banda Aceh - Kualanamu tiga kali seminggu setiap hari Selasa, Jumat dan Minggu dengan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

“Pembukaan rute Banda Aceh - Kualanamu PP ini sejalan dengan rencana pengembangan konektivitas domestik di Kualanamu sekaligus optimalisasi utilitas jumlah pesawat kami yang ada," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (18/5/2022).

Namun tidak menutup kemungkinan setelahnya akan menambah frekuensi atau mengoperasikan rute lainnya sesuai dengan permintaan masyarakat di Aceh atau Sumatera Utara nantinya.

Komitmen tersebut untuk mendukung pariwisata dan konektivitas di beberapa daerah, di tengah persiapan AirAsia dalam membuka kembali rute-rute yang sebelumnya sempat dihentikan sementara.

AirAsia menyebutkan berkomitmen untuk mengembangkan jaringan ke destinasi baru serta meningkatkan frekuensi layanan yang ada secara bertahap. Realisasi rencana ini dapat terwujud atas dukungan dari para stakeholder penerbangan dan pariwisata serta pada ketersediaan alokasi armada dan personel operasional, kebijakan otoritas di wilayah asal dan tujuan, serta pertumbuhan permintaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top