Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Peningkatan Penumpang Pesawat Bakal Berlanjut usai Lebaran

Kemenhub menuturkan mudik Lebaran mampu meningkatkan tren kenaikan jumlah penumpang pesawat.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 10 Mei 2022  |  15:57 WIB
Ilustrasi. Penumpang pesawat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.  - Bisnis.com
Ilustrasi. Penumpang pesawat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah penumpang pesawat udara domestik maupun internasional pada kuartal I/2022 menunjukkan tren peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama 2021. Tren peningkatan tersebut diprakirakan bisa berlanjut ke depan terlebih setelah adanya mudik Lebaran 2022.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai adanya pelonggaran kebijakan saat penyelenggaraan mudik pada akhir April sampai dengan awal Mei 2022 berkontribusi positif pada jumlah penumpang pesawat, pada periode tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mencatat bahwa pada saat periode mudik Lebaran 2022, jumlah penumpang pesawat meningkat hingga mencapai lebih dari 2 juta penumpang.

Berdasarkan data sementara, Novie menyebut total penerbangan internasional dan domestik secara kumulatif sejak H-7 sampai dengan H+5 Lebaran 2022 melonjak hingga 100 persen, jika dibandingkan dengan 2021. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tren positif.

"Dengan adanya pelonggaran kebijakan dalam penyelenggaraan mudik Lebaran Tahun 2022 berdampak sangat positif, terbukti dengan meningkatnya penumpang pesawat hingga mencapai lebih dari 2 juta orang," jelasnya, Selasa (10/5/2022).

Kendati demikian, pergerakan yang tinggi pada mudik Lebaran 2022 belum sepenuhnya mendorong kondisi kembali ke 2019 atau level prapandemi. Novie menyebut jumlah penumpang pada pada saat mudik Lebaran 2022 masih terkontraksi -26,5 persen, jika dibandingkan dengan 2019.

"Sedangkan, untuk Penerbangan Domestik memberikan kontribusi yang sangat positif dengan hanya berselisih -15,6% dibanding Tahun 2019," lanjutnya.

Novie berharap peningkatan yang terjadi pada mudik Lebaran pertama yang diperbolehkan pemerintah selama pandemi, bisa terus berlangsung ke depannya. Kendati belum menyamai kondisi 2019 atau pada saat kondisi normal, dia berharap agar peningkatan tersebut bisa membangkitkan dunia aviasi tanah air.

"Kementerian Perhubungan berharap agar kondisi yang ada terus berlangsung dan dapat membangkitkan dunia penerbangan Indonesia," ucapnya.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2022, jumlah penumpang angkutan udara pada pelaksanaan mudik lebaran mencapai 2,65 juta penumpang. Jumlah tersebut berdasarkan pergerakan dari H-7 sampai dengan H+5 Lebaran.

Selain itu, pergerakan penumpang keberangkatan terpadat berada di lima bandara yaitu Soekarno-Hatta, Juanda (Surabaya), Ngurah Rai (Bali), Sultan Hasanuddin (Makassar), dan Kuala Namu (Medan).

Adapun, Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penumpang angkutan udara domestik pada kuartal I/2022 mencapai 10,71 juta penumpang atau naik 55,56 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara internasional pada periode yang sama tercatat mencapai 0,37 juta penumpang atau tumbuh hingga 200,24 persen (yoy).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat Kemenhub penumpang maskapai penerbangan Mudik Lebaran mudik
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top