Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,1 Persen di Kuartal I/2022, Juara Pertama Se-Asean?

Kinerja positif juga dibukukan oleh negara-negara mitra dagang Indonesia di Asean dan Asia mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif pada kuartal I/2022. Adapun, kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat masih yang tertinggi se-Asean.
Jajaran gedung perkantoran di Jakarta, Senin (24/8/2020). Bisnis/Abdurachman
Jajaran gedung perkantoran di Jakarta, Senin (24/8/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat melesat 5,01 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal I/2022. Pertumbuhan ini sejalan dengan kuatnya konsumsi dan investasi di Tanah Air.

Adapun, kinerja positif juga dibukukan oleh negara-negara mitra dagang Indonesia di Asean dan Asia mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif pada kuartal I/2022.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi China mampu tumbuh 4,8 persen dibandingkan kuartal IV/2021 yang hanya 4 persen.

Kemudian, Korea Selatan tumbuh melambat sebesar 3,1 persen, Singapura 3,4 persen, Vietnam 5,0 persen, dan Taiwan 3,1 persen.

Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan IMF sebelumnya menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global secara signifikan. IMF awalnya menargetkan 4,4 persen tetapi merevisinya menjadi 3,6 persen.

“Telah kita ketahui bahwa konflik Rusia-Ukraina yang menyebabkan harga-harga komoditas pangan dan energi mengalami peningkatan. Ini mengakibatkan IMF menurunkan proyeksi ekonomi global,” ujar Margo.

Kemudian, IMF juga mengubah proyeksi inflasi yang sebelumnya 3,9 persen meningkat menjadi 5,7 persen.  Sementara itu, untuk negara-negara berkembang sebelumnya 5,9 persen menjadi 8,7 persen pada 2022.

“Tentu saja perkembangan inflasi bagi negara maju dan berkembang itu, tentu saja ke depan perlu mendapatkan antisipasi dari Pemerintah Indonesia terkait bagaimana mengelola ekonomi khususnya di tahun 2022,” jelasnya.

Jika dilihat lebih seksama, pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk yang terbesar di kawasan Asean sejauh ini.

Adapun, Filipina belum mengumumkan pertumbuhan ekonominya di kuartal I/2022. Filipina sendiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5 persen hingga 8,3 persen pada kuartal I/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper