Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Didorong Sesuaikan Harga BBM Umum, Ini Alasannya

Pertamina sebaiknya merespon tingginya harga minyak dunia dengan menyesuaikan harga BBM Umum, yang konsumsinya kecil seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 09 Mei 2022  |  15:16 WIB
Harga Pertamax di Riau naik menjadi Rp9.900 per liter setelah PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian seiring naiknya harga minyak dunia, Senin (2/7). - Bisnis/Arif Gunawan
Harga Pertamax di Riau naik menjadi Rp9.900 per liter setelah PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian seiring naiknya harga minyak dunia, Senin (2/7). - Bisnis/Arif Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak jenis Brent mencapai level US$111,75/barel dan harga minyak WTI tembus US$109,05/barel pada Senin (9/5).

Harga minyak WTI dan Brent masih membukukan kenaikan 4,42 persen dan 4,4 persen dalam seminggu terakhir secara point-to-point setelah Jepang memutuskan untuk menghentikan impor minyak dari Rusia akibat invasi negeri Beruang Merah ke Ukraina. Dalam sebulan ke belakang, kenaikannya mencapai 11,82 persen dan 14,44 persen.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengatakan Pertamina sebaiknya merespons tingginya harga minyak dunia dengan menyesuaikan harga BBM Umum.

“Terkait dengan kenaikan kenaikan harga minyak dunia, sepertinya [penyesuaian harga diberlakukan] untuk BBM Umum yang konsumsinya kecil seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite. Seharusnya Pertamina bisa menyesuaikan harga mengacu kepada Kepmen ESDM 62/2020,” kata Mamit kepada Bisnis, Senin (9/5/2022).

Mamit menjelaskan, Kepmen ESDM tersebut sebenarnya telah mengatur kapan waktu untuk melakukan evaluasi harga. Biasanya, penyesuaian harga BBM umum dilakukan setiap awal.

“Hanya saja, karena masih dalam suasana mudik dan arus balik sepertinya Pertamina lebih berkonsentrasi dalam melayani masyarakat selama mudik dan arus balik. Pertamina memberikan jaminan pasokan BBM secara optimal selama kegiatan tersebut,” ujarnya.

Menurut Mamit, penyesuaian harga BBM Umum sebagai respons atas tingginya harga minyak tersebut diproyeksikan akan direalisasikan pada akhir bulan Mei 2022.

“Tetapi untuk Pertamax sepertinya akan membutuhkan waktu dan pertimbangan matang terlebih dahulu meskipun saat ini harganya masih di bawah keekonomian atau Pertamina masih merugi menjual Pertamax. Hal ini karena Pertamax konsumsinya cukup besar,” kata Mamit.

Sebagai catatan, mengacu pada Kepmen ESDM No 62/2020, di mana seharusnya dengan menggunakan rata-rata MOPS/Argus 3 bulan terakhir berada di angka 114 per barel dolar AS dengan kurs Rp14.350 maka didapatkan harga dasar sebesar Rp13.298 per liter, kemudian ditambah PPN 10 persen dan PBBKB 5 persen maka didapatkan harga Pertamax sebesar Rp15.292.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM pertamina Harga Minyak pertamax Pertamax Turbo
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top