Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cerita Warga Kena Macet 6 Jam di Jalur Puncak Gara-gara One Way

Pengendara mobil dan motor bercerita pengalaman kena macet hingga 6 jam di jalur Puncak, Jawa Barat gara-gara sistem one way pada Rabu (4/5/2022).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Mei 2022  |  08:56 WIB
Cerita Warga Kena Macet 6 Jam di Jalur Puncak Gara-gara One Way
Kendaraan antre di jalur wisata Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/5/2022). Tingginya volume kendaraan wisatawan di jalur wisata Puncak Bogor menyebabkan terjadinya kepadatan di sejumlah titik sehingga Satalntas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah untuk mengurainya. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ribuan pengemudi motor dan mobil terjebak macet di jalur Puncak, Jawa Barat pada H+1 Lebaran gara-gara aturan satu arah atau one way pada Rabu (4/5/2022).

Seorang pengendara asal Bogor, Jawa Barat bernama Susi menceritakan dia harus bermacet-macetan selama enam jam atau dari pukul 14.00 WIB-20.00 WIB di Gadog, Bogor. Kemacetan terjadi akibat pemberlakuan sistem lalu lintas satu arah menuju ke Jakarta.

"Saya mengemudikan kendaraan dari arah Rumpin, Bogor menuju Jalan Pakancilan. Saya serba salah karena sulit memundurkan maupun melajukan kendaraan karena lalu lintas tak gerak sama sekali," ujarnya seperti dilansir dari Antara, Kamis (5/5/2022).

Gara-gara pemberlakukan one way, Susi pun tertahan di Simpang Gadog, Puncak, Pasalnya, petugas kepolisian telah menutup jalur yang menuju Puncak Bogor dan memberlakukan satu arah ke arah Jakarta.

Menurut Susi, seharusnya sistem arus lalu lintas satu arah dapat diberlakukan berdasarkan durasi atau bergantian agar pengendara tidak perlu menunggu lama di tengah perjalanan.

"Jangan sampai kami ada keperluan, mau pulang enggak bisa. Mau maju enggak bisa, mau mundur enggak bisa. Serba salah jadinya," kata Susi.

Pardamen Harahap, pengemudi lain yang tertahan di Simpang Gadog, meminta petugas lebih bijak saat memberlakukan sistem satu arah. Dia menilai polisi harusnya mempertimbangkan kondisi anak-anak yang ikut menumpang di dalam mobil.

Pengemudi asal Tangerang tersebut mengaku pergi bersama keluarganya menuju Puncak untuk liburan. Namun, jadwalnya berantakan karena kendaraan mereka tertahan di Simpang Gadog akibat pemberlakuan sistem one way.

"Ini sudah sampai pukul 20.00 WIB belum buka-buka [jalur]. Makanya memang sudah agak capek semua anak-anak, sudah agak letih," ujar Pardamen.

Polres Bogor mengatakan sudah menyediakan empat pos pengamanan dan pos pelayanan yang bisa digunakan pengendara mobil atau motor untuk beristirahat.

"Empat pospam-posyan ini dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat atau pemudik atau wisatawan untuk beristirahat, dengan fasilitas-fasilitas pendukungnya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, Rabu (4/5/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

macet Mudik Lebaran jalur puncak satu arah, one way

Sumber : Antara

Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top