Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kembali Mudik Setelah 2 Tahun, Konsumsi Rumah Tangga Kuartal II Diproyeksi Bakal Naik

Naiknya konsumsi masyarakat pada kuartal II/2022 akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,5 hingga 4,9 persen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  19:01 WIB
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 dan Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/4/2022).  - Antara
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 dan Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/4/2022). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Perekonomian domestik diperkirakan terus melanjutkan tren pemulihan tahun ini, terutama didukung oleh penyebaran kasus Covid-19 yang semakin melandai.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menyampaikan, perkembangan tersebut juga didorong oleh vaksinasi yang terus meningkat. Saat ini, sekitar 70 persen masyarakat Indonesia telah disuntikkan dosis kedua vaksin Covid-19.

“Dengan perkembangan ekonomi yang menggembirakan, dan meredanya kasus Covid-19, pemerintah juga telah melonggarkan kebijakan PPKM dan mulai memperbolehkan tradisi mudik Lebaran setelah 2 tahun ditiadakan karena pandemi,” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Senin (2/5/2022).

Pada kesempatan berbeda, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyampaikan bahwa konsumsi rumah tangga pada kuartal II/2022 diperkirakan akan meningkat tinggi, tentunya dengan salah satu pendorong adalah mudik Lebaran.

Josua mengatakan peningkatan konsumsi masyarakat pada periode tersebut juga didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat seiring dengan kasus Covid-19 yang terkendali.

“Konsumsi masyarakat yang akan cenderung meningkat pada kuartal II/2022 juga didorong oleh pemberian THR,” katanya.

Dia memperkirakan, kenaikan konsumsi masyarakat pada kuartal II/2022 akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,5 hingga 4,9 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi Covid-19 pemulihan ekonomi
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top