Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kucurkan Rp5,1 Miiar, PLN Listriki Hunian Sementara Korban Erupsi Semeru

PT PLN (Persero) menggelontorkan dana Rp5,1 miliar untuk menerangi Hunian Sementara (Huntara) korban erupsi Gunung Semeru.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 22 April 2022  |  06:31 WIB
Kucurkan Rp5,1 Miiar, PLN Listriki Hunian Sementara Korban Erupsi Semeru
Seorang warga mengangkut barang yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang hancur akibat erupsi gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Luncuran awan panas akibat letusan gunung Semeru mengakibatkan puluhan rumah di dua kecamatan rusak dan delapan kecamatan terdampak abu vulkanik. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto - foc
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) mengucurkan dana sebesar Rp5,1 miliar untuk melistriki ribuan Hunian Sementara (Huntara) korban erupsi Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Lasiran mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang terkait pembangunan jaringan kelistrikan agar nantinya saat hunian sementara di lokasi yang baru telah selesai digarap, sambungan listrik juga dapat segera dialirkan," kata Lasiran, dalam keterangannya, Kamis (21/04/2022).

Lasiran memaparkan dari total dana tersebut, sebesar Rp4,8 miliar dialokasikan untuk pembangunan jaringan listrik bagi 2.000 pelanggan dan Rp276,87 juta untuk sambungan listrik pada 250 rumah pelanggan yang tinggal di Huntara pasca erupsi.

Pembangunan jaringan listrik ini disuplai dari penyulang Pronojiwo yang membutuhkan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR), 3.158 kilometer sirkuit (kms) jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), jaringan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 6.447 kms serta 7 unit gardu distribusi.

"Saat ini telah selesai pengerjaan pembangunan jaringan tahap 1 sepanjang 2.048 kms dan telah tersambung ke 250 huntara," ungkap Lasiran.

Selain itu, PLN juga menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menggunakan limbah sisa pembakaran batu bara atau Fly Ash and Bottom Ash (FABA) sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur Huntara untuk relokasi pengungsi korban erupsi gunung Semeru.

Material ini kemudian bisa diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, spesi/luluhan untuk lantai rabatan dan pondasi huntara oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang jika dirasa dibutuhkan.

Sebelumnya, PLN Group telah membangun jalan beton FABA K300 sepanjang 350 meter yang terdiri dari 60 persen FABA, 9 persen semen, 14 persen pasir, 13 persen kerikil dan 4 persen air untuk akses menuju ke lokasi Huntara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik Gunung Semeru
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top