Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh! Pembayaran Kupon Obligasi Rusia Senilai Rp9,28 Triliun Ditolak Bank Asing

Kementerian Keuangan menyatakan sudah melakukan pembayaran kupon menggunakan dolar untuk obligasi yang jatuh tempo pada bulan ini dan April 2042, tetapi ditolak oleh bank asing.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 06 April 2022  |  21:48 WIB
Duh! Pembayaran Kupon Obligasi Rusia Senilai Rp9,28 Triliun Ditolak Bank Asing
Suasana lalu lintas malam hari di depan State Historical Museum di Moskow, Russia - Andrey Rudakov/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan Rusia mengatakan perbankan di luar negeri telah menolak untuk memproses pembayaran kupon obligasinya senilai US$649,2 juta atau sekitar Rp9,28 triliun.

Dilansir Bloomberg pada Rabu (6/4/2022), pembayaran obligasi euro pemerintah Rusia ini diselesaikan menggunakan mata uang rubel.

Kementerian menyatakan sudah melakukan pembayaran kupon menggunakan dolar untuk obligasi yang jatuh tempo pada bulan ini dan April 2042, tetapi ditolak.

Dengan demikian, pembayaran kepada investor dilakukan melalui lembaga keuangan domestik. Kementerian menambahkan bahwa mereka mentransfer pembayaran penuh dalam rubel ke National Settlement Depository.

Kementerian Keuangan mengatakan pihaknya “telah memenuhi kewajibannya secara penuh," seperti dikutip dari pernyataan.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan Amerika Serikat membekukan pembayaran kupon obligasi dari rekening pemerintah Rusia yang tersebar di perbankan AS.

Keputusan itu diambil setelah pembayaran utang negara jatuh tempo pada Senin kemarin (4/4/2022). Hal ini otomatis akan semakin menekan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri invasi di Ukraina.

Dengan keputusan itu, Rusia hanya punya tiga pilihan, yakni menguras cadangan dolar di negaranya, membelanjakan pendapatan baru, atau berakhir dengan gagal bayar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Rusia Perang Rusia Ukraina

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top