Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Simak! Ini 13 Tips Membeli Rumah Pertama bagi Milenial

Bagi orang awam, tahapan membeli rumah pertama inilah yang mungkin akan cukup membingungkan. Berikut ini tips untuk membeli rumah pertama bagi milenial.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 05 April 2022  |  09:59 WIB
Rumah Tapak.  - Bisnis.com
Rumah Tapak. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengalaman beli rumah pertama bisa jadi menyenangkan sekaligus penuh dengan kebingungan. Terlebih membeli rumah pertama membutuhkan banyak tahapan yang wajib dilakukan agar pembelian rumah diakui secara legal.

Bagi orang awam, tahapan membeli rumah pertama inilah yang mungkin akan cukup membingungkan.

Membeli rumah harus memiliki dana yang cukup dan diharuskan mencari beragam informasi terkait prosedur beli rumah pertama agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, membeli rumah pertama di usia muda juga menjadi salah satu instrumen investasi untuk jangka panjang.

Dilansir dari Rumah.com, ada 13 poin penting di bawah perlu diketahui agar proses pengurusan dan pembelian berjalan lancar.

Berikut ini 13 poin penting yang harus diketahui supaya proses pengurusan dan pembelian rumah berjalan lancar:

  1. Cek harga pasaran rumah di area tersebut

Lakukan riset cepat dengan melihat listing iklan jual beli rumah pertama di lokasi yang diinginkan. Hal ini dilakukann bisa mengecek harga terendah dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang dilihat di situs resmi Badan Pertanahan Nasional. Setelah mengetahui harga pasaran untuk satu meter persegi, bayangkan berapa luas hunian yang sesuai dengan kebutuhan. Dari sana bisa mendapatkan perkiraan harga rumah yang diinginkan.

  1. Tentukan bekas atau baru untuk beli rumah pertama

Saat berencana untuk beli rumah pertama, biasanya dihadapkan antara pilihan membeli rumah baru atau rumah bekas. Kedua pilihan tersebut sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan spesifikasi yang sama, rumah bekas biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan rumah baru. Hal ini bisa menjadi solusi bagi yang memiliki budget terbatas.

Namun perlu diperhatikan lagi, ketika memilih membeli rumah bekas, jangan lupakan biaya renovasi dan pemeliharaan. Hitunglah total keseluruhan untuk membandingkan biaya, dan kemudian bisa menentukan lebih untung membeli rumah baru atau bekas.

  1. Riset mengenai reputasi pengembang atau developer

Saat mempertimbangkan beli rumah pertama, perlu melakukan lebih banyak survei terhadap developer yang nantinya akan membangun rumah. Survei ini dilakukan untuk mengetahui riwayat pengerjaan pembangunan proyek rumah-rumah sebelumnya. Carilah informasi apakah developer yang dipilih memiliki reputasi yang bagus dengan hasil proyek sebelumnya.

  1. Ketahui biaya total cicilan per bulan

Hal penting selanjutnya dalam beli rumah pertama ialah biaya KPR yang biasanya sudah termasuk dengan nominal pajak dan asuransi rumah.

Namun ada juga beberapa brosur KPR yang tidak menyertakan harga pajak ke dalam skema cicilan. Jika biaya asuransi cukup besar, ketahui perlindungan apa saja yang dapatkan. Disarankan untuk lebih kritis bertanya kepada marketing atau agen properti yang menawarkan produk KPR.

1 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah harga rumah generasi milenial rumah milenial
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top