Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Angkutan Barang Dibatasi Jelang Lebaran, Aptrindo : Kami Mengalah

Aptrindo rela mengalah dengan pemudik apabila angkutan barang dibatasi jelang Lebaran.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 04 April 2022  |  18:06 WIB
Truk angkutan barang. -  Istimewa
Truk angkutan barang. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Mobilitas angkutan barang selama arus mudik Lebaran tahun ini akan dibatasi demi memprioritaskan angkutan penumpang. Pembatasan akan dilakukan sekitar H-3 Idulfitri, dan sebelum puncak arus balik yang diprakirakan pada 8 Mei 2022.

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengatakan pergerakan para pengemudi truk angkutan barang biasanya akan masih tinggi pada hari-hari mendekati Idulfitri.

Menurut Gemilang, mulai awal Ramadan sampai dengan menjelang Idulfitri, aktivitas pengiriman barang akan terus berlangsung. Apalagi, banyak barang kebutuhan masyarakat yang akan diangkut melalui jalur darat.

Namun, volume pengiriman mendekati Idulfitri atau pada puncak arus mudik diprakirakan akan berkurang. Gemilang memastikan bahwa para pengusaha truk hingga pengemudi akan tetap memprioritaskan angkutan penumpang atau pemudik.

"Ini kan sudah dua tahun orang tidak [mudik] lebaran, jadi angkutan barang merasa perlu memberikan kesempatan pada mereka [pemudik]. Jadi kemarin kita sampaikan, untuk kali ini kita mengalah saja lewat jalan pinggiran. Apabila macet, kita berhenti di tempat-tempat tertentu," terang Gemilang, Senin (4/4/2022).

Di sisi lain, Gemilang berpesan agar pemerintah bisa mengatasi kelangkaan BBM solar bersubsidi atau biosolar yang saat ini masih terjadi. Khususnya, di luar Pulau Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Pada saat yang sama, Gemilang menyebut permintaan akan meningkat lebih tinggi jelang hari besar seperti Idulfitri. Biasanya saat Ramadan, kata Gemilang, volume kegiatan logistik bisa meningkat 20 persen lebih tinggi daripada hari-hari biasanya.

"Di beberapa daerah laporan ini masih saja ada masalah [kelangkaan solar subsidi]. Mudah-mudahan pemerintah membuat ini jadi tenang semua lah, apabila mau lebaran ini. Jangan sampai ada kesulitan seperti itu, membawa keributan saja itu," ujar Gemilang.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan kendaraan angkutan barang saat arus mudik nantinya akan dilarang untuk masuk ke jalan tol, namun akan dialihkan untuk menggunakan jalan nasional.

"Artinya, tetap kegiatan mobil angkutan logistik tetap berjalan. Namun demikian, akan kita alihkan ke jalan nasional karena jalan tol-nya akan disiapkan untuk pemudik dengan mobil pribadi," jelas Budi pada diskusi bersama pakar dan pemangku kepentingan transportasi jelang mudik 2022, Kamis (31/3/2022).

Budi mengatakan mobilitas angkutan barang saat arus mudik akan dibatasi waktunya yakni pada 29 April-1 Mei 2022. Sementara itu, mobilitas kendaraan angkutan barang juga akan dibatasi sebelum 8 Mei 2022, yang diprakirakan sebagai puncak dari arus balik.

"Jadi pada saat itu akan kita batasi untuk kendaraan angkutan barang tidak boleh menggunakan jalan tol atau jalan nasional seperti usulan dari Kadishub dan dan Dirlantas Polda, bahwa ada beberapa jaln tol dan nasional yang kita batasi untuk penggunaan kendaraan logistik sumbuh tiga ke atas dan kemudian akan kita alihkan ke jalan yang lain," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran lebaran Angkutan Barang Aptrindo
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top