Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Waskita Karya Segera Dapat PMN Rp3 Triliun, Penyelesaian Tol Dikebut

PT Waskita Karya Tbk. menyatakan alokasi penyertaan modal negara (PMN) pada tahun ini senilai Rp3 triliun akan digunakan untuk menyelesaikan proyek jalan tol.
Gerbang Tol Brebes Barat, Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Jalan tol ini sepanjang 57,5 kilometer ini dikelola oleh PT Pejagan Pemalang Toll Road. Jalan tol ini juga merupakan 1 dari 18 ruas tol yang konsesinya dimiliki Waskita Karya./wtr.co.id
Gerbang Tol Brebes Barat, Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Jalan tol ini sepanjang 57,5 kilometer ini dikelola oleh PT Pejagan Pemalang Toll Road. Jalan tol ini juga merupakan 1 dari 18 ruas tol yang konsesinya dimiliki Waskita Karya./wtr.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Waskita Karya Tbk. bakal menerima alokasi penyertaan modal negara (PMN) pada tahun ini senilai Rp3 triliun. Serapan dana segar itu akan dialokasikan untuk penyelesaian proyek jalan tol yang masih dalam tahap konstruksi.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan mengatakan untuk alokasi dana PMN senilai Rp3 triliun yang akan diserap tahun ini akan digunakan untuk penyelesaian proyek jalan tol ruas Kayu Agung-Palembang-Betung dan Ciawi-Sukabumi.

Destiawan memaparkan untuk jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung akan menyarap dana PMN senilai Rp2 triliun, sedangkan untuk jalan tol Ciawi-Sukabumi akan menyerap alokasi dana PMN 2022 senilai Rp996 miliar.

"Pada 2022 Waskita akan menerima PMN sebesar Rpp3 triliun untuk penambahan penyelesaian ruas Kayu Agung-Palembang-Betung dan Ciawi-Sukabumi," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI, Senin (14/2/2022).

Adapun, pada tahun lalu emiten berkode saham WSKT tersebut telah meneriman PMN senilai Rp7,9 miliar yang dialokasikan untuk penyelesaian proyek enam ruas jalan tol.

Jika dirinci, ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung telah menyerap alokasi PMN 2021 sebesar Rp3,03 triliun, ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu menyerap Rp1,13 triliun, ruas tol Cimanggis-Cibitung Rp623 miliar, ruas tol Pejagan-Pemalang Rp204 miliar, ruas tol Ciawi-Sukabumi Rp637 miliar, dan ruas tol Krain-Legundi-Bunder-Manyar senilai Rp1,06 triliun, serta ruas tol Pasuruan-Probolinggi Rp1,21 triliun.

Destiawan mengatakan panjang jalan yang berhasil dibangun dengan alokasi dana PMN pada ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung adalah 69,19 kilometer (KM), ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu 4,88 km, ruas tol Cimanggis-Cibutung sepanjang 3,36 km (Seksi 2A).

Panjang jalan yang berhasil dibangun dengan PMN 2021 untuk ruas tol Ciawi-Sukabumi adalah 11,9 km (Seksi 2), ruas tol Krain-Legundi-Bunder-Manyar menyelesaikan pembangunan junction ramp 2,4,5,8 untuk koneksi dengan tol Surabaya-Mojokerto, sedangkan untuk ruas Pasuruan-Probolinggo menyelesaikan 8,15 km (Seksi 4A) dengan dana PMN 2021. Sementara itu.

"Proyek-proyek jalan tol kami menegaskan semua ruas yang mendapatkan PMN akan diselesaikan pada 2023 dan sebagian 2024," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper