Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASIX Token Kripto Milik Anang Hermansyah Dilarang Diperdagangkan!

ASIX token kripto milik Anang Hermansyah dilarang diperdagangkan sesuai pernyataan dari Bappebti.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 10 Februari 2022  |  15:06 WIB
ASIX Token Kripto Milik Anang Hermansyah Dilarang Diperdagangkan!
Anang Hermansyah dan Ashanty - instagram
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memastikan bahwa token kripto milik Anang Hermansyah, ASIX, dilarang untuk diperdagangankan secara umum.

Bappebti menjelaskan bahwa non-fungible token (NFT) disebut belum masuk dalam daftar 229 aset kripto yang diizinkan diperjualbelikan.

"Dapat kami sampaikan bahwa token ASIX dilarang untuk diperdagangkan karena tidak termasuk dalam 229 aset kripto yang boleh diperdagangkan dalam transaksi aset kripto di Indonesia sesuai Peraturan Bappebti Nomor 7 tahun 2020. Terima kasih," tulis akun twitter resmi Bappebti (@InfoBappebti) saat membalas pertanyaan salah satu pengguna pada Kamis (10/2/2022).

Token ASIX menuai perhatian publik setelah artis Anang Hermansyah meluncurkannya pada 27 Januari 2022. Sederet selebritis seperti Kevin Aprilio, Judika, dan Ariel Noah dikabarkan ikut serta membeli token ASIX secara privat.

Regulasi Bappebti menyebutkan bahwa pedagang fisik aset kripto hanya dapat memperdagangkan aset kripto di pasar aset kripto yang telah ditetapkan oleh Kepala Bappebti. Suatu aset kripto dapat diperdagangkan setelah memenuhi sejumlah persyaratan yang disusun dalam pedoman umum penilaian kesesuaian aset kripto.

Kementerian Perdagangan sebelumnya memperkirakan jual beli aset kripto bisa terus meningkat dengan nilai transaksi yang terus bertambah. Sepanjang 2020, nilai transaksi aset kripto masyarakat Indonesia mencapai Rp65 triliun.

Adapun sampai Mei 2021, nilai transaksi aset kripto telah menembus Rp370 triliun dengan jumlah orang yang bertransaksi mencapai 6,5 juta orang.

Aset kripto sendiri dilarang menjadi alat pembayaran sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 7/2011 tentang Mata Uang. Namun aset kripto dapat dijadikan komoditas yang diperdagangkan di bursa berjangka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappebti Anang Hermansyah mata uang kripto
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top