Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OCBC Singapura Ganti Kerugian Nasabah Korban Phising Scam

Ratusan nasabah OCBC Singapura menjadi korban penipuan senilai US$8,5 juta.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 30 Januari 2022  |  23:12 WIB
OCBC Group - ocbc.com
OCBC Group - ocbc.com

Bisnis.com, JAKARTA — Oversea-Chinese Banking Corp., (OCBC) menyerahkan 13,7 juta dolar Singapura atau setara US$10,1 juta kepada sebanyak 790 nasabahnya yang menjadi korban penipuan lewat telepon atau phishing scam.

Dilansir Bloomberg pada Minggu (30/1/2022), sekitar 80 persen penipuan terjadi selama 23 — 30 Desember. Pada saat itu, aktivitas pusat layanan informasi OCBC langsung mengalami kenaikan hingga 40 persen.

Sebanyak 450 nasabah yang menjadi korban penipuan senilai US$8,5 juta didapat berdasarkan laporan kepada kepolisian pada Desember. Pada bulan ini, laporan juga masih ditemukan.

"OCBC Bank telah memutuskan untuk melakukan pembayaran penuh sebagai tanda niat baik mengingat keadaan penipuan ini," kata perusahaan dalam pernyataan pada Minggu.

"Kami juga mempertimbangkan bahwa layanan dan respons pelanggan kami tidak sesuai dengan harapan kami sendiri, yang dapat memengaruhi mitigasi kerugian dalam beberapa kasus," lanjutnya.

Monetary Authority of Singapore (MAS) mengatakan akan mengintensifkan pengawasan kepada lembaga keuangan besar dalam melakukan mekanisme penipuan.

Laporan penipuan tentang korban yang tabungannya tiba-tiba hilang telah memicu komentar hingga menimbulkan pertanyaan tentang perlindungan di tengah ambisi Singapura untuk memposisikan negaranya sebagai pusat teknologi dan perbankan digital.

OCBC mulai melakukan pembayaran pada 8 Januari. Perusahaan mengakui bahwa layanan pelanggan dan tanggapannya tidak sesuai dengan harapan.

Hasil investigasi bank mengungkapkan bahwa para korban telah membagikan password rahasia untuk log-in dan password satu kali mereka kepada situs penipuan. Hal itu membuat oknum mengambil alih rekening perbankan mereka.

Tidak ada transaksi penipuan lebih lanjut sehubungan dengan penipuan selama beberapa minggu terakhir, katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan penipuan ocbc kabar global
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top