Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Forum Business 20, Kadin Ingin Tinggalkan Program Warisan untuk RI

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyiapkan sejumlah agenda dalam forum Business 20 yang ditaregtkan dapat menjadi warisan bagi Indonesia ke depan.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  16:57 WIB
Shinta Kamdani. Bisnis
Shinta Kamdani. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia akan memimpin forum Business 20 atau B20 sebagai salah satu rangkaian Presidensi G20 tahun ini. Dipimpin oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Indonesia berharap bisa meninggalkan sejumlah warisan untuk kepemimpinan selanjutnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Shinta Widjaja Kamdani, yang menjadi Chair B20 tahun ini, mengatakan akan ada sejumlah warisan yang bisa ditinggalkan oleh Indonesia di akhir Presidensi G20. Contohnya, pembiayaan campuran atau blended finance untuk agenda prioritas forum G20.

Shinta mengatakan pembahasan blended finance akan didorong untuk bisa mendukung transisi energi dan investasi pada mobiliasi kegiatan yang berkaitan dengan kesetaraan gender.

"Kami sedang kerja sama untuk bisa membuat funding yang berkaitan dengan dengan energi terbarukan, serta women fund untuk bisa investasi di startup, bisnis perempuan, UMKM, maupun mobiliasi yang berhubungan dengan gender," jelas Shinta kepada Bisnis, Rabu (19/1/2022).

Selanjutnya, Shinta menargetkan forum B20 tahun ini bisa menghasilkan pendanaan kesehatan global hasil kerja sama berbagai pihak. Misalnya, hasil kerja sama dengan dunia usaha, filantropi, pendanaan multilateral, serta pemerintah.

Global health fund yang akan didorong tersebut ditujukan untuk mendukung agenda prioritas, yang juga menjadi arahan Presiden Joko Widodo untuk kepemimpinan G20 oleh Indonesia. Tujuannya yaitu untuk memperkuat arsitektur kesehatan global menghadapi ancaman global seperti pandemi Covid-19.

"Jadi, blended finance [diharapkan] konkret atau bisa dilihat sebagai suatu fund yang bisa di-commit atau dijadikan pledge agar bisa dimanfaatkan," terang CEO Sintesa Group tersebut.

Lalu, Indonesia juga ingin mendorong kerja sama untuk peningkatan dan pengembangan kapasitas UMKM Indonesia. Shinta menargetkan forum B20 yang dipimpinnya ini nantinya bisa menciptakan program penyediaan akses ke pasar dan rantai pasok global, bagi UMKM.

Shinta menyebut akan mengambil kesempatan Presidensi G20 untuk bisa memajukan kepentingan negara-negara emerging seperti Indonesia. Apalagi, negara-negara emerging lainnya seperti India dan Brazil akan melanjutkan tampuk kepemimpinan G20 setelah Indonesia di tahun selanjutnya.

"Selama ini kan [kepemimpinan G20] lebih banyak dari advance [negara maju]. Jadi, untuk Indonesia ini jadi lumayan penting untuk mengangkat isu-isu negara berkembang. Selanjutnya, India dan Brazil yang akan menjadi tuan rumah. Ini akan kami angkat menjadi legacy yang bisa diteruskan. Ini adalah satu tindakan konkret yang kita mau lanjutkan," ujar Shinta.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin g20 b20
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top