Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASDP: Penumpang Kapal Feri dari Bali ke Jawa Meningkat saat Natal

ASDP mencatat penumpang kapal feri dari Bali ke Jawa meningkat saat libur Natal.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 27 Desember 2021  |  10:49 WIB
Sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) bermuatan kendaraan bermotor dan penumpang menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) bermuatan kendaraan bermotor dan penumpang menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat bahwa pergerakan masyarakat dari Bali ke Pulau Jawa relatif tinggi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan data Posko Ketapang menunjukkan total penumpang yang menyeberang dari H-8 sampai dengan hari H Natal berjumlah 121.225 orang atau turun 5,1 persen dibandingkan realisasi sama tahun lalu sebanyak 127.696 orang.

Kemudian diikuti kendaraan roda 2 sebanyak 5.394 unit atau naik 8 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 4.993 unit dan kendaraan roda 4/lebih sebanyak 28.778 unit atau turun 9 persen dibandingkan realisasi sama periode tahun lalu sebanyak 31.613 unit.

Adapun, dari data Posko Gilimanuk, total penumpang yang menyeberang dari H-8 sampai Hari H Natal berjumlah 118.239 orang atau naik 10 persen dibandingkan realisasi sama tahun lalu sebanyak 107.350 orang.

Diikuti kendaraan roda 2 sebanyak 6.626 unit atau turun 7,3 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.146 unit dan kendaraan roda 4/lebih sebanyak 27.655 unit atau naik 0,4 persen dibandingkan realisasi sama periode tahun lalu sebanyak 27.557 unit.

"Jika melihat data diatas, pergerakan masyarakat dari Bali ke Jawa relatif lebih tinggi. Namun demikian, tren pengguna jasa pada H-8 hingga HH cenderung sepi di lintasan Ketapang-Gilimanuk," tutur Shelvy dikutip Senin (27/12/2021).

Dia menyebut terdapat 48 unit kapal yang siap beroperasi di lintasan Ketapang - Gilimanuk yang menghubungkan Jawa-Bali. ASDP memastikan kesiapan fasilitas dermaga sebanyak 7 unit di Pelabuhan Ketapang dan 7 unit di Pelabuhan Gilimanuk juga siap beroperasi, baik jenis Moveable Bridge, ponton dan plengsengan.

Sementara itu lanjutnya, untuk membantu kelancaran selama layanan Nataru, ASDP menyiapkan petugas stopper untuk melakukan screening persyaratan perjalanan penyeberangan di Ketapang dan Gilimanuk yang dilengkapi dengan perangkat digital mobile verifikator terintegrasi dengan PeduliLindungi.

"Untuk Ketapang checkpoint berada di Terminal Bus Sritanjung, dan untuk Gilimanuk berada di terminal kargo Cekik," sebutnya.

Lebih lanjut Shelvy mengaku bahwa ASDP terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh mitra kerja di lingkungan pelabuhan dalam penyelenggaraan posko Nataru di Pelabuhan Ketapang demi terwujudnya layanan penyeberangan prima, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan baik di terminal maupun di kapal secara ketat.

ASDP pun, sambung dia, juga secara rutin melakukan desinfektan ruang publik dan kapal, serta pembatasan muatan penumpang maksimal 70 persen dari kapasitas kapal.

"Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan, dan prioritas kami menghadirkan layanan bermutu prima, sekaligus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Harapan kami, penumpang ferry dapat menyeberang dengan lancar, sehat dan selamat khususnya di periode libur Natal dan Tahun Baru," ujar Shelvy.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top