Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

SMF Jajaki Skema Pembangunan Perumahan MBR

PT Sarana Multigriya Finansial mulai menjajaki skema bantuan perumahan untuk mendorong capaian Program Sejuta Rumah di Indonesia.
Warga melintas di depan logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) di Jakarta, Selasa (2/2/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga melintas di depan logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) di Jakarta, Selasa (2/2/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menjajaki skema bantuan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan skema tersebut diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan bantuan perumahan sekaligus mendorong capaian Program Sejuta Rumah di Indonesia.

“Sinergitas program perumahan antara Kementerian PUPR dengan seperti PT SMF serta mitra kerja bidang perumahan lainnya harus ditingkatkan. Masyarakat memerlukan program nyata untuk memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni sehingga dukungan dari berbagai pihak terhadap program perumahan khususnya Program Sejuta Rumah sangat diperlukan,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (27/12/2021).  

Menurut Iwan, pada masa pandemi Covid-19 ini, rumah menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang mau tidak mau harus mendapat perhatian dari berbagai pihak. 

Selain itu, kekurangan kebutuhan rumah atau backlog perumahan semakin meningkat dari tahun ke tahun sehingga Program Sejuta Rumah harus dilaksanakan dengan baik di lapangan.

“Program perumahan diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak dan PT. SMF juga memiliki tugas yang sama yakni mendukung sektor perumahan. Kami akan menyusun skema yang tepat agar pendanaan dari PT. SMF bisa membantu capaian Program Sejuta Rumah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iwan menerangkan penyaluran bantuan di bidang perumahan merupakan salah satu tugas mulia yang harus dilaksanakan oleh berbagai pihak. Program pembangunan infrastruktur dan perumahan diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kemiskinan ekstrem di kalangan masyarakat yang terdampak pandemi. 

“SMF bisa juga membantu dalam pelaksanaan kolaborasi penanganan kemiskinan ekstrem bersama dengan kegiatan penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya [BSPS] dan Kota Tanpa Kumuh [Kotaku]. Selain itu juga bisa membantu penanganan bencana alam seperti penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana,” tuturnya. 

Sementara itu, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menuturkan perusahaan siap menjalin sinergi dan membuka peluang kerjasama dengan penyusunan perjanjian kerja sama antara SMF dan Direktorat Jenderal Perumahan guna peningkatan akses masyarakat terhadap perumahan dan permukiman yang layak, aman, dan terjangkau bagi MBR.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper