Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lampaui Target, Nilai Transaksi Trade Expo Indonesia Tembus US$6,06 Miliar

Nilai total transaksi yang diperoleh dari pelaksanaan Trade Expo Indonesia-Digital Edition (TEI-DE) ke-36 tahun ini mencapai US$6,06 miliar.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 21 Desember 2021  |  15:17 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (dalam layar) memberikan pemaparan dalam webinar Mid Year Economic Outlook 2021: Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Stimulus, Relaksasi dan Vaksinasi di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (dalam layar) memberikan pemaparan dalam webinar Mid Year Economic Outlook 2021: Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Stimulus, Relaksasi dan Vaksinasi di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai total transaksi yang diperoleh dari pelaksanaan Trade Expo Indonesia-Digital Edition (TEI-DE) ke-36 tahun ini mencapai US$6,06 miliar.

Nilai tersebut jauh melampaui target yang dipatok Kementerian Perdagangan sebesar US$1,5 miliar, dan naik hampir 5 kali lipat dibandingkan dengan capaian 2020 yang bernilai US$1,3 miliar.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan bahwa capaian TEI-DE kali ini sejalan dengan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari–November 2021. Total ekspor RI selama periode tersebut menembus US$209 miliar, dan menjadi yang tertinggi dalam sejarah.

“Kinerja ini juga setara dengan yang dihasilkan oleh Trade Expo Indonesia ke-36, meskipun digelar secara digital, tetapi capaian nilai transaksi mencapai US$6,06 miliar,” kata Lutfi saat upacara penutupan TEI-DE ke-36, Selasa (21/12/2021).

Lutfi menjelaskan, transaksi terbesar disumbang oleh kontrak penjualan komoditas energi fosil atau batu bara sebesar US$2,52 miliar, dan disusul oleh produk pertanian senilai US$792 juta.

Produk kimia menyusul di peringkat ketiga senilai US$316,7 juta, dan produk minyak sawit senilai US$307,8 juta di peringkat keempat.

“Kemudian dari herbal dan suplemen, ini mungkin karena terjadi Covid-19, ternyata biodiversity kita bisa menjadi tonggak baru dengan nilai US$300 juta, dan kertas olahan senilai US$298 juta,” paparnya.

Beberapa negara yang menjadi mitra transaksi terbesar adalah China dengan nilai US$1,68 miliar, Mesir US$560,2 juta, Brasil US$285,8 juta, Jepang US$252 juta, dan India US$204 juta.

Jumlah kunjungan virtual tercatat mencapai 32.030 yang terdiri atas 8.220 pembeli dari 136 negara. Setidaknya ada 3.720 pembelian mancanegara yang mengikuti transaksi dalam TEI-DE ke-36.

“Meskipun dalam kondisi pandemi, tetapi kita tetap berhasil untuk mencetak rekor baru di dalam hasil TEI, dan juga menjadi atraksi tersendiri dengan cara digital untuk pengunjung, baik pengunjung yang membeli maupun pembeli dengan hasil yang sangat baik,” kata Lutfi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag trade expo indonesia
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top