Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waskita (WSKT) Harap Seluruh Tol Becakayu Bisa Beroperasi di 2022

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. atau WSKT berharap seluruh seksi Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) dapat beroperasi pertengahan tahun depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 November 2021  |  06:02 WIB
Waskita (WSKT) Harap Seluruh Tol Becakayu Bisa Beroperasi di 2022
Jalan tol Becakayu ruas RS Harum-Sumber Artha di Jakarta, Jumat (16/6). - Antara/Rosa Panggabean
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk. atau WSKT berharap seluruh seksi Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) dapat beroperasi pertengahan tahun depan.

Ratna Ningrum, SVP Corporate Secretary Waskita Karya, mengatakan pihaknya berharap Tol Becakayu bisa menjadi alternatif pengguna jalan tol dari Bekasi menuju Tanjung Priok dan sekitarnya.

“Diharapkan keseluruhan seksi Jalan Tol Becakayu yang dibangun untuk mengurai kemacetan di Kalimalang dan Jalan Tol Jakarta–Cikampek ini dapat beroperasi pada pertengahan 2022, dan dapat menjadi alternatif pengguna jalan tol, khususnya dari Bekasi menuju Tanjung Priok dan sekitarnya dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Waskita sendiri telah menyelesaikan pekerjaan erection Steel Box Arch (SBArch) girder pada proyek Jalan Tol Becakayu Seksi 2A ujung. Erection girder yang telah dilakukan menggunakan crawler crane berkapasitas 800 ton, dan memiliki total bentang sepanjang 212,6 meter, dengan 36 batang girder.

Pekerjaan tersebut terdiri atas 3 fase, yakni girder fase 1 sepanjang 80,05 meter dimulai pada 18–30 Desember 2020, girder fase 2 sepanjang 57,5 meter pada 30 Oktober–18 November 2021, dan girder fase 3 sepanjang 75,05 meter pada 5–18 Oktober 2021.

Pelaksanaannya pekerjaan berada di jantung kota Bekasi, tepatnya di atas ruas Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sebagai informasi, Steel Box Arch (SBArch) merupakan gelagar lengkung komposit struktur baja dan beton untuk jembatan bentang panjang. Teknologi bantalan jembatan girder SBArch Ahmad Yani akan menggunakan tipe Friction Pendulum Bearing.

“Pekerjaan erection SBArch girder ini merupakan tonggak penting yang menandai kemajuan dalam pengerjaan proyek Jalan Tol Becakayu sepanjang 16,02 kilometer yang menghubungkan Kota Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu,” ujar Project Manager Proyek Jalan Tol Becakayu Seksi 2A Ujung Assad Idea Permana.

Jalan Tol Becakayu seksi 2A–2A Ujung yang saat ini tengah dibangun oleh Waskita menggunakan struktur elevated yang memiliki panjang 4,88 kilometer, dan saat ini progresnya telah mencapai 83,6 persen.

Bagian tersebut akan melengkapi keberadaan Jalan Tol Becakayu Seksi 1 BC sepanjang 8,4 kilometer yang telah diresmikan pada 3 November 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita karya tol becakayu

Sumber : Antara

Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top