Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profil Hendi Prio Santoso, CEO Baru MIND ID yang Gantikan Orias

Hendi Prio Santoso diketahui sebelumnya menjabat sebagai Chairman PT Semen Gresik sejak Januari 2018 dan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. sejak September 2017 hingga saat ini. Sebelumnya dia dkenal lama duduk sebagai CEO PGN.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 29 Oktober 2021  |  17:30 WIB
Hendi Prio Santoso.  - Istimewa
Hendi Prio Santoso. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian BUMN menunjuk Hendi Prio Santoso sebagai CEO Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia alias MIND ID.

Jabatan ini semula dijabat oleh Orias Petrus Moedak. Pencopotan dirinya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPLS) pada Jumat (29/10/2021).

Adapun, Hendi Prio Santoso diketahui sebelumnya menjabat sebagai Chairman PT Semen Gresik sejak Januari 2018. Selain itu, Hendi juga  menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) sejak September 2017 hingga saat ini. CEO MIND ID baru ini juga sempat duduk sebagai Komisaris PT Saka Energi Indonesia.

Dalam catatan profesionalnya, Hendi berkarir di PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) cukup lama atau hampir 10 tahun (2007–2017). Di PGN Hendi, sempat menjadi direktur keuangan (2007–2008) dan meninggalkan perusahaan sebagai CEO.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari pemerintah. Hasil RUPLS juga belum disampaikan secara resmi oleh MIND ID.

Adapun MIND ID beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk. (TINS). Holding BUMN Pertambangan ini mencatat laba bersih konsolidasi Rp9,8 triliun per kuartal III/2021, atau naik 799 persen dibandingkan dengan 2020 yang mencata rugi bersih Rp1,4 triliun. 

Selain itu, perusahaan membukukan total pendapatan sebesar Rp63,8 triliun pada sembilan bulan 2021, lebih tinggi 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tiga kontributor terbesar pendapatan berasal dari komoditas batu bara, emas dan timah. Perusahaan mencatat net profit margin sebesar 15,4 persen, meningkat dibandingkan capaian tahun lalu yang -3,0 persen,” jelas Orias Petrus Moedak melalui siaran pers, Kamis (28/10/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN MIND ID
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top