Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingat! Mulai Besok, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Pakai NIK

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau calon penumpang untuk wajib menggunakan NIK saat melakukan pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  18:49 WIB
Penumpang menunggu kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (18/4/2021). Adanya larangan pemerintah untuk mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, membuat sebagian warga memilih mudik lebih awal dan dalam satu pekan terakhir jumlah penumpang di stasiun tersebut berkisar antara 1.000-2.500 penumpang per hari. - Antara
Penumpang menunggu kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (18/4/2021). Adanya larangan pemerintah untuk mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, membuat sebagian warga memilih mudik lebih awal dan dalam satu pekan terakhir jumlah penumpang di stasiun tersebut berkisar antara 1.000-2.500 penumpang per hari. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT KAI Daop 1 Jakarta kembali mengingatkan calon pengguna yang akan melakukan pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh bahwa mulai besok, 26 Oktober 2021 wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) baik bagi penumpang dewasa maupun anak-anak.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan ketentuan itu berlaku untuk pembelian tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Cikampek dan Karawang.

"Untuk keberangkatan mulai 26 Oktober 2021 wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan [NIK] baik bagi penumpang dewasa maupun anak-anak. Sedangkan bagi Warga Negara Asing [WNA] wajib menggunakan nomor identitas yang ada pada paspor," kata Eva, Senin (25/10/2021).

Dia menuturkan, bagi pelanggan yang sudah terdaftar pada program membership KAI Access serta pelanggan yang memiliki hak tarif reduksi namun data nomor identitas masih belum menggunakan NIK, maka pelanggan tersebut diminta untuk segera melakukan update data agar proses verifikasi berjalan lancar.

Untuk proses update data, sambungnya, dapat dilakukan melalui Loket Stasiun, Aplikasi KAI Access dan Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI yang dibuka sejak 15 Oktober 2021.

"Di Area Daop 1 Jakarta proses update data di loket dapat dilakukan di sejumlah stasiun diantaranya Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota Bekasi, Cikampek dan Karawang," imbuh Eva.

Lebih lanjut dia menyebut, aturan penggunaan NIK dan paspor ini berguna untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon pelanggan. Pasalnya, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI.

"Dengan demikian, data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding," katanya.

Sebelumnya, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan aturan wajib NIK ini juga sudah mulai diterapkan pada pemesanan dan pembelian tiket KA Lokal mulai 31 Agustus 2021.

Ketentuan tersebut, ujar Joni, bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penggunaan NIK pada semua sektor layanan publik sesuai dengan Perpres No. 83/2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan atau Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Pelayanan Publik.

"KAI mendukung kebijakan pemerintah yang mengupayakan Single Identity Number dalam mengakses pelayanan publik di transportasi kereta api. Diharapkan langkah ini akan semakin memberikan kemudahan, kecepatan, kepastian, dan keamanan kepada seluruh pelanggan,” tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top