Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luhut Bertemu Utusan Biden Hingga Bos Tesla di AS, Bahas Apa Saja?

Menko Marves Luhut Pandjaitan bertemu dengan pejabat AS dan perwakilan dari Tesla, Apple, Starlink serta Chevron dalam kunjungannya ke Amerika Serikat.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  14:22 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat pada 17-19 Oktober 2021.

Dalam lawatan tersebut, Menko bertemu berbagai pihak seperti Utusan Khusus Presiden AS Joe Biden untuk iklim John Kerry, Presiden World Bank, David Malpass, Penasehat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, dan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva.

Disamping itu Menko Luhut juga bertemu dengan pimpinan sejumlah perusahaan AS seperti Apple, Tesla, Starlink, dan Chevron.

“Kerja sama pengurangan gas rumah kaca serta percepatan dan transisi menuju EBT adalah pertemuan utama yang saya lakukan disana dengan Utusan Khusus Presiden Joe Biden untuk iklim, John Kerry. Hal ini juga saya bahas dengan Presiden World Bank David Malpass,” kata Luhut melalui unggahan akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Kamis (21/10/2021).

Dikutip dari keterangan resmi, Menko menyampaikan bahwa investasi pendanaan dan teknologi di percepatan transisi EBT dari AS yang semula 42 persen akan diupayakan menjadi 50 persen.

“Untuk target conditional saat ini 41 persen dapat diupayakan naik menjadi 50 persen dengan dukungan dari Amerika Serikat,” katanya.

Sementara itu, strategi Indonesia dalam mencapai target pengurangan emisinya dan dukungan internasional juga dibahas dalam pertemuan Menko dengan Presiden World Bank David Malpass disamping mengenai vaksin, transisi energi, dan konservasi.

Lalu, perbincangan Luhut bersama Penasehat Keamanan Nasional (NSA) Jack Sullivan secara khusus membahas mengenai upaya peningkatan kerjasama mengatasi krisis iklim, keamanan kesehatan global, kehadiran investasi AS pada sektor strategis di Indonesia, komunikasi strategis antara Pemerintah AS dan Indonesia, serta dinamika politik dan keamanan maritim di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

“Saya juga sampaikan kepada Mr. Sullivan jika Amerika ingin membantu Indonesia secara konkret maka perusahaan-perusahaan Amerika dapat melakukan kerja sama investasi dan produksi obat theurapetic covid di Indonesia yang sudah dalam fase clinical trial terakhir dimana kita tahu bersama bahwa obat ini bisa menjadi kunci penanganan pandemi,” ungkap Luhut.

Lebih lanjut, terkait kerja sama keamanan kesehatan global, Managing Director IMF Kristalina Georgieva menyampaikan bahwa IMF senantiasa memberikan dukungan.

“Saya sangat mengapresiasi penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Indonesia dan berbagai langkah strategis yang diambil demi memulihkan ekonomi yang ada,” ujarnya.

Kristalina juga mengimbau agar penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung pemulihan ekonomi terus didorong oleh Pemerintah Indonesia.

Beberapa perusahaan AS yang menemui Menko Luhut menyampaikan apresiasi mereka terhadap berbagai reformasi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia.

Salah satunya perusahaan teknologi multinasional Apple yang juga menyampaikan komitmen rencana pembukaan Apple Developer Academy di berbagai daerah di Indonesia, perluasan dari yang saat ini sudah ada di Batam dan BSD.

Sementara dengan pihak Tesla dan Starlink dibahas mengenai kelanjutan rencana investasi di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi amerika serikat apple tesla Luhut Pandjaitan Joe Biden
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top