Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penuhi Standar FIM, PTPP Gunakan Teknologi Terkini untuk Aspal Sirkuit Mandalika

PT PP (Persero) Tbk. atau PTPP mengklaim telah menggunakan inovasi dan teknologi terbaru dalam menyelesaikan pembangunan lintasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Oktober 2021  |  09:24 WIB
Direktur Utama PTPP Novel Arsyad (kanan) meninjau Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. - ANTARA
Direktur Utama PTPP Novel Arsyad (kanan) meninjau Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – PT PP (Persero) Tbk. atau PTPP mengklaim telah menggunakan inovasi dan teknologi terbaru dalam menyelesaikan pembangunan lintasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Inovasi dan teknologi tersebut digunakan untuk memenuhi spesifikasi tinggi yang disyaratkan oleh Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), sehingga menjadikan Sirkuit Mandalika masuk ke dalam kategori kelas A.

“Berkat kualitas aspal yang dilakukan, jalan Sirkuit Mandalika diklaim dapat digunakan dengan kecepatan puncak hingga 310 kilometer per jam,” kata Direktur Utama PTPP Novel Arsyad dalam siaran pers di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Seperti diketahui, PTPP membangun lintasan utama Sirkuit Mandalika sepanjang 4,31 kilometer dengan 17 tikungan. Adapun, lingkup pekerjaan yang dilakukan perusahaan adalah track lane, verge, run off asphalt, run off grass, gravel bed, service road, drainage, concrete barrier, tunnel, race control, gantry, medical center, spectator fences, dan observation deck.

Selain itu, Sirkuit Mandalika memiliki area paddock yang dapat menampung hingga 50 garasi. Sirkuit tersebut memiliki juga kapasitas lebih dari 50.000 tempat duduk dan 138.000 area berdiri.

Novel mengatakan, pihaknya telah menerapkan inovasi dalam sistem pengaspalan, salah satunya menggunakan metode BIM untuk memenuhi spesifikasi khusus di pembangunan proyek Sirkuit Mandalika.

“Metode pengaspalan dilakukan secara teliti dan terencana, karena pengaturan rute dan ketebalan seluruhnya dilakukan secara otomatis,” kata Novel.

Proses pengaspalannya pun dapat terus berlangsung dan tidak ada waktu tunggu untuk suplai hotmix ke finisher.

Untuk menjaga mutu, perseroan menggunakan dua paver yang dikendalikan secara otomatis berbasis automatic hydraulic controller dengan alat yang bernama MMGPS untuk mencapai elevasi dan superelevasi rencana yang presisi, serta menggunakan dua finisher agar tidak terjadi cold joint sambungan memanjang.

Menurutnya, PTPP menerapkan campuran aspal khusus untuk digunakan pada sirkuit balap, yaitu Stone Mastic Asphalt (SMA).

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh aspal SMA, adalah daya cengkram dengan roda yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kecepatan dan kemudahan manuver berkendara pada saat balapan.

Proses pengerjaan aspal untuk jalan Sirkuit Mandalika yang berlokasi di Lombok Tengah itu sendiri telah berhasil dituntaskan 100 persen pada Agustus 2021.

Penyelesaian pembangunan sirkuit tersebut dalam upaya mendukung gelaran perdana FIM Motul World Superbike 2021 yang diselenggarakan pada 10–21 November 2021, yang diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan datang ke Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp Balapan Superbike KEK Mandalika

Sumber : Antara

Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top