Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Milenial Dominasi Pembelian Perumahan Subsidi FLPP

Realisasi penerima FLPP tahun 2010 hingga 2020 berdasarkan wilayah metropolitan dan kota besar didominasi generasi milenial sebesar 74,98 persen, lalu Gen Z sebesar 13,75 persen dan Gen X sebesar 11,27 persen. 
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 14 Oktober 2021  |  23:26 WIB
Milenial Dominasi Pembelian Perumahan Subsidi FLPP
Pekerja beraktifitas di proyek pembangunan perumahan di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). - Bisnis/Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Milenial menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Herry Trisaputra Zuna mengatakan realisasi penerima FLPP tahun 2010 hingga 2020 berdasarkan wilayah metropolitan dan kota besar didominasi generasi milenial sebesar 74,98 persen, lalu Gen Z sebesar 13,75 persen dan Gen X sebesar 11,27 persen. 

Realisasi penerima FLPP di wilayah kecil juga didominasi generasi milenial sebesar 73,65 persen, diikuti Gen X sebesar 14,62 persen, dan Gen Z sebesar 11,69 persen.

Sementara itu, realisasi penerima FLPP rumah susun didominasi generasi milenial sebesar 79,2 persen, lalu Gen X sebesar 11,76 persen, dan Gen Z sebesar 9,01 persen.

Realisasi penerima FLPP rumah tapak juga didominasi generasi milenial sebesar 73,67 persen, lalu Gen X sebesar 14,5 persen, dan Gen Z sebesar 11,79 persen.

"Penerima FLPP sekitar 75 persen milenial, generasi Z pun sudah mulai. Terlihat generasi milenial dan Z yang sedang membutuhkan rumah," ujar Herry dalam Indonesia Housing Forum, Kamis (14/10/2021). 

Angka tersebut didapat dari realisasi program subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di bawah Rp8 juta. Di tahun 2022, program ini akan dilanjutkan dengan target 200.000 unit.

Secara total realisasi FLPP sejak 2015–2020 sebanyak 1.097.176 unit atau 78,16 persen dari realisasi nasional.

Adapun sebaran realisasi KPR bersubsidi pada 2015–2020 mayoritas ada di Jawa Barat, yakni mencapai 445.500 unit. Kemudian disusul oleh Banten 118.820 unit dan Jawa Timur 84.000 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti perumahan flpp Kementerian PUPR
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top