Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nabung Setahun di BP Tapera Sudah Bisa Beli Rumah

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus berupaya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah. Salah satunya adalah membantu pekerja informal yang selama ini sulit mendapatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 30 September 2021  |  07:15 WIB
Ilustrasi. - JIBI
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus berupaya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah. Salah satunya adalah membantu pekerja informal yang selama ini sulit mendapatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan bahwa syarat pembiayaan perumahan di BP Tapera, yakni masa kepesertaannya paling singkat selama 12 bulan. Artinya, masyarakat sudah bisa memiliki rumah dengan menabung selama setahun di BP Tapera.

Kemudahan tersebut ditawarkan oleh BP Tapera dengan mempertimbangkan para pekerja informal yang sering kali kesulitan mendapatkan pinjaman KPR karena tidak memiliki pendapatan tetap.

“Kalau rutin menabung selama 12 bulan berturut-turut, mereka eligible untuk mendapatkan pembiayaan. Kami menjembatani milenial dan pekerjaan informal dengan perbankan melalui menabung. Harapannya, dengan menabung bank bisa melihat kemampuan membayar teman-teman milenial. Menabung satu tahun bisa kredit beli rumah,” ujarnya, Rabu (29/9/2021).

Adi menuturkan, besaran tabungan yang harus disetor oleh peserta ke BP Tapera juga tidak terlalu besar. Untuk pekerja yang memiliki pendapatan tetap, besarnya adalah 2,5 persen beban pekerja dan 0,5 persen beban pemberi kerja.

Sementara itu, besaran untuk pekerja mandiri, seperti sektor informal adalah sebesar 3 persen.

“Iurannya murah kok hanya 3 persen. Kalau gaji Rp3 juta, ya cukup Rp90.000 sebulan. Melalui tabungan gotong royong, kita bisa membantu masyarakat berpenghasilan rendah [MBR] agar memiliki rumah,” ucapnya.

Dia menjelaskan, uang tabungan di BP Tapera juga tidak hilang begitu saja saat mendapatkan rumah. Tabungan tersebut, lanjutnya, akan tetap utuh dan dikembalikan, serta ada hasil pengembangan.

“Jadi kalau saya umur 25 pegawai. Saya jadi peserta umur 25 saya mulai menabung. Pada saat saya pensiun umur 55. Usia 30 tahun tabungan tiap bulan di BP Tapera dikembalikan dan ditambah hasil pengembangan," katanya.

Adi berharap, mindset untuk segera memiliki rumah ini bisa dimiliki masyarakat dengan bergabung di BP Tapera.

“Melalui BP Tapera, saya mendapat kemudahan fasilitas pembiayaan beli rumah, katakanlah KPR. Pada saat saya pensiun KPR lunas, tabungan saya balik, harga properti naik. Nah ini mindset yang saya sampaikan bahwa tabungan sebagai investor, tapi ini untuk MBR. Simulasi di atas adalah bagi MBR atau penghasilan di bawah Rp8 juta,” tutur Adi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan Tapera
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top