Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perkuat Bisnis Air Minum, META Kembangkan SPAM Kota Manado

PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) mengembangkan pengelolaan dan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kota Manado melalui anak usahanya, yakni PT Potum Mundi Infranusantara (POTUM).
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 23 September 2021  |  15:20 WIB
Ilustrasi pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). - ANTARA/Zabur Karuru
Ilustrasi pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA – PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) mengembangkan pengelolaan dan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kota Manado melalui anak usahanya, yakni PT Potum Mundi Infranusantara (POTUM).

Pengembangan tersebut akan dilakukan bersama PT Alam Wiratama Kencana (AWK) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Manado.

Direktur POTUM Donny P. Suleiman berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Manado. Adapun, pengembangan pengelolaan dan sistem tersebut akan dilakukan oleh konsorsium antara POTUM dan AWK.

“Saat ini pelayanan air bersih di Kota Manado baru mencapai 20 persen. Diharapkan melalui kerja sama dengan konsorsium POTUM-AWK, kebutuhan pelayanan air bersih di PDAM tersebut dapat terpenuhi seluruhnya,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (23/9/2021).

Donny berujar, pihaknya akan mengembangkan kapasitas terpasang PDAM Tirta Dharma Manado dari posisi saat ini sekitar 500 liter per detik (lpd).

Menurutnya, perseroan dapat mendukung program Pemerintah Daerah Manado untuk terkait penyediaan air minum.

Berjalannya proyek tersebut berasal dari angka pertumbuhan penduduk Kota Manado per tahun yang dinilai pesat, dan membuat kebutuhan air bersih di kota tersebut semakin tinggi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri mendata, jumlah sambungan rumah (SR) yang dimiliki PDAM Kota Manado hanya mencapai 460 SR per 2019.

Selain itu, pemerintah juga menilai kinerja PDAM Kota Manado pada tahun tersebut sebagai PDAM sakit dengan nilai 1,47 dari skala tertinggi 5,0.

Adapun, cakupan layanan yang diberikan hanya 2,99 persen. Dengan kata lain, mayoritas pasokan air bersih di Kota Manado masih berasal dari air bawah tanah.

Di samping itu, efektivitas penagihan PDAM Kota Manado merupakan yang terendah di Provinsi Sulawesi Utara atau hanya 39,87 persen. Walakin, tingkat kehilangan air PDAM Kota Manado merupakan salah satu yang terendah, yakni sebesar 37,77 persen.

Terpisah, Sekretaris Perusahaan META Deden Rochmawaty mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengambil proyek jalan dan jembatan baru hingga akhir 2021.

Seperti diketahui, META memiliki tiga bisnis utama, yakni konstruksi jalan dan jembatan, infrastruktur air, serta infrastruktur energi.

“Kami mulai mengembangkan [bisnis] ke sektor lainnya [hingga akhir tahun ini],” katanya kepada Bisnis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manado sistem penyediaan air minum (spam) nusantara infrastructure
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top