Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,5 Persen di 2021

ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 juga direvisi ke bawah menjadi 4,8 persen dari sebelumnya 5 persen.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 22 September 2021  |  12:05 WIB
Pemandangan gedung bertingkat di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P
Pemandangan gedung bertingkat di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 3,5 persen, dari sebelumnya 4 persen. 

ADB juga merevisi turun perkiraan untuk Asia Tenggara. Keputusan ini diambil karena ekonomi di subkawasan ini terus bergulat dengan varian virus baru, penguncian dan pembatasan yang berkelanjutan, dan peluncuran vaksin yang lambat. 

Proyeksi pertumbuhan Asia Tenggara untuk tahun 2021 dan 2022 telah diturunkan masing-masing menjadi 3,1 persen dan 5,0 persen, dari perkiraan 4,4 persen dan 5,1 persen pada bulan April. 

Revisi ini bukan hal yang mengejutkan. Pasalnya, Vice President Knowledge Management and Sustainable Development of the Asian Development Bank (ADB) Bambang Susantono telah mengingatkan kebijakan ini sebelumnya. 

“Terakhir pada Juli lalu kita perkirakan 4 persen. Kencenderungannya akan turun. Sekitar 3,5 persen sampai 4 persen dan itu nanti biasanya dikeluarkan bulan September,” katanya pada diskusi virtual, Selasa (31/8/2021).

Adapun, ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 juga direvisi ke bawah menjadi 4,8 persen dari sebelumnya 5 persen. ADB juga mengingatkan inflasi di negara berkembang Asia diperkirakan akan tetap terkendali, pada 2,2 persen pada tahun ini dan 2,7 persen pada tahun 2022. 

"Tren harga komoditas dan pangan internasional yang lebih tinggi saat ini dapat memicu inflasi di beberapa ekonomi kawasan," tulis ADB dalam siaran persnya, Rabu (22/9/2021).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi ADB
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top