Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indomaret Sebut Kebijakan Baru PPKM Bantu Sektor Ritel

Sebagaimana diketahui, sebagian besar kota/kabupaten di Pulau Jawa telah berstatus PPKM level 3 pada PPKM periode 7–13 September 2021. Selama periode ini, pusat perbelanjaan atau mal bisa beroperasi sampai pukul 21.00 waktu setempat dengan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 07 September 2021  |  17:15 WIB
Indomaret Sebut Kebijakan Baru PPKM Bantu Sektor Ritel
Outlet Indomaret. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indomarco Prismatama, perusahaan pengelola jaringan ritel Indomaret, menyebutkan perbaikan perekonomian telah terlihat pada beberapa pekan terakhir, seiring dengan kebijakan selama PPKM yang akomodatif terhadap operasional usaha.

“Perbaikan ekonomi masyarakat sudah tampa dalam minggu-minggu terakhir. Hal ini sangat membantu sektor ritel. Sektor informal sudah mulai hidup kembali dan kelas menengah juga sudah berbelanja ke toko-toko,” kata Managing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf tanpa memerinci kenaikan kunjungan di gerai Indomaret, Selasa (7/9/2021).

Sebagaimana diketahui, sebagian besar kota/kabupaten di Pulau Jawa telah berstatus PPKM level 3 pada PPKM periode 7–13 September 2021. Selama periode ini, pusat perbelanjaan atau mal bisa beroperasi sampai pukul 21.00 waktu setempat dengan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas.

Wiwiek memberikan apresiasi atas kebijakan pemerintah ini, begitu pula dengan respons masyarakat atas protokol baru selama PPKM seperti penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Kita dapat berangsur-angsur memperbaiki kondisi kesehatan dan ekonomi. Level PPKM juga sudah menunjukan perbaikan,” tambahnya.

Kinerja ritel modern cenderung positif sepanjang semester I/2021 atau sebelum PPKM ketat diberlakukan sebagai respons atas lonjakan kasus Covid-19. Sebagai contoh, PT Matahari Department Store Tbk membukukan laba Rp523,48 miliar pada semester I/2021, jauh lebih baik dibandingkan dengan semester I/2020 ketika membukukan kerugian Rp357,87 miliar.

Sementara itu berdasarkan data Nielsen Retail Audit, ritel modern format minimarket mencatatkan pertumbuhan negatif 4,2 persen selama kuartal I/2021. Penurunan tersebut terjadi bersamaan dengan kebijakan pengetatan PPKM yang diterapkan pemerintah setelah kasus Covid-19 meningkat setelah liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

Indomaret sendiri tercatat sebagai salah satu ritel dengan kinerja terdepan. Data Euromonitor memperlihatkan bahwa nilai penjualan Indomaret mencapai US$5,9 miliar sepanjang 2020 dengan total 18.271 gerai yang beroperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel indomaret PPKM Darurat
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top