Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Belum Usai, Ciputra Group Siapkan Proyek Besar di Jawa

Dalam waktu dekat, perusahaan akan membangun dua hingga tiga proyek properti di atas lahan seluas 2.000–3.000 hektare di Pulau Jawa.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 06 September 2021  |  12:51 WIB
Pandemi Belum Usai, Ciputra Group Siapkan Proyek Besar di Jawa
Ciputra Group - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah Ciputra Group untuk terus mengembangkan produk properti di dalam dan luar negeri. Saat ini, setidaknya Ciputra Group telah memiliki 156 proyek yang tersebar di 43 wilayah di Indonesia.

Tidak hanya di dalam negeri, Ciputra Group juga terbilang berhasil menjadi pengembang di Tiongkok, Vietnam, dan Kamboja melalui sejumlah proyek propertinya.

Candra Ciputra, Direktur Utama PT Ciputra Development Tbk., mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkontribusi membangun proyek properti di Indonesia. Dalam waktu dekat, perusahaan akan membangun dua hingga tiga proyek properti di atas lahan seluas 2.000–3.000 hektare di Pulau Jawa.

Pemilihan Pulau Jawa sebagai wilayah pengembangan itu, kata dia, tidak terlepas dari densitas populasi yang kemudian membuat kebutuhan terhadap hunian menjadi tinggi.

Proyek besar ini telah dipersiapkan 3–4 tahun lalu. Rencananya di Pulau Jawa, karena Pulau Jawa memiliki populasi terbesar. Jadi memang kami akan bangun di Pulau Jawa dan pembangunan dua sampai tiga proyek di lahan besar ini membutuhkan waktu, dan masih proses,” ujarnya akhir pekan ini.

Candra menuturkan, Ciputra Group juga akan terus membangun proyek existing berupa township di lahan seluas 50–100 hektare tiap tahunnya.

Di luar negeri, lanjutnya, Ciputra Group juga akan mengambil proyek besar yang tidak mudah didapatkan karena harus melakukan pengembangan sekitar 20–30 tahun.

“Untuk proyek luar negeri, kami terus monitor. Kami ambil proyek besar di luar negeri, dan ini tidak mudah dicari. Proyek-proyek yang butuh waktu 20–30 tahun. Kalau di Indonesia, memang based di sini, proyek size 50–100 hektare kami jalankan terus,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid berpendapat, kontribusi Ciputra Group sangat besar bagi sejarah properti, khususnya sektor perumahan di Indonesia.

Menurutnya, Ciputra Group berkontribusi dalam mengurangi backlog kebutuhan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pengembangan Kota Mandiri Maja di Lebak Banten seluas 2.600 hektare.

“Pemerintah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sumbangsih, kerja sama, dan konsistensi Ciputra Group dalam pengembangan sektor perumahan di Indonesia,” ujar Khalawi.

Director Leads Property Darsono Tan mengatakan bahwa Ciputra Group merupakan salah satu pengembang yang selalu melakukan terobosan dan menjadi pionir di dalam negeri.

Dia menuturkan, selama ini Ciputra Group telah dikenal sebagai pengembang yang selalu mengembangkan properti dengan kualitas dan ketepatan waktu.

“Perumahan yang di kembangkan juga selalu laris manis dan menjadi pelopor di daerah tersebut,” katanya.

Menurutnya, lingkungan dari proyek yang dikembangkan Ciputra Group juga terbilang lengkap, karena biasanya terdapat sekolah, taman bermain, dn pusat komersial yang dibangun dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra group proyek properti
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top