Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menkeu Klaim RI Berhasil Respons Varian Delta dengan Cepat dan Efektif

Pemerintah mengklaim berhasil meresponsnya dengan cepat dan efektif, namun tetap waspada.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 Agustus 2021  |  13:50 WIB
Menkeu Klaim RI Berhasil Respons Varian Delta dengan Cepat dan Efektif
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (dalam layar) memberikan pemaparan dalam webinar Mid Year Economic Outlook 2021: Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Stimulus, Relaksasi dan Vaksinasi di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Covid-19 varian Delta menjadi tantangan global termasuk Indonesia.

Meski begitu, berdasarkan materi pemaparannya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pemerintah berhasil meresponsnya dengan cepat dan efektif, namun tetap waspada.

Saat ini, yang membedakan adalah negara yang telah berhasil melakukan vaksinasi. Kasus harian memang tetap naik, akan tetapi tidak dengan kematian dan keterisian rumah sakit.

“Jadi ada kemampuan untuk menahan dari jumlah kasus jadi jumlah yang di rumah sakit dan yang meninggal,” katanya, Senin (30/8/2021).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa saat ini kasus harian Indonesia 87 persen sudah menurun di daerah Jawa-Bali. Menurutnya, penurunan ini luar biasa. Bahkan sudah mirip seperti sebelum varian Delta menyebar di Indonesia.

Kasus harian Indonesia hingga data per 28 Agustus juga telah keluar dari 10 besar dunia. Angkanya 14.200 atau 52 setiap 1 juta populasi.

Yang tertinggi saat ini adalah Amerika Serikat dengan 145.700 kasus harian atau 440 setiap satu juga populasi. Di Asean, Malaysia ada di posisi 7 dengan 21.500 kasus atau 663 per 1 juta populasi dan Thailand 18.200 kasus atau 260 per 1 juta populasi

Secara keseluruhan, Indonesia juga telah keluar dari penyumbang 10 besar. Saat ini, ada di angka 4 juta atau 1,5 persen dari total penduduk

“Kasus kematian kita cukup tinggi. Untuk kasus kumulatif, Indonesia ada di ranking ke tujuh. Meski dihitung per populasi, Indonesia masih relatif kecil. Tapi ini kan masalah jiwa manusia, jadi kita tidak mau bicara soal statistik saja,” jelas Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani vaksinasi Covid-19 Covid-19 Varian Delta
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top