Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Pendidikan Hindu, PUPR Bangun Rusun STAH di Bali

Pembangunan rumah susuh (rusun) akan dilaksanakan secara merata di dalam negeri, termasuk di Pulau Bali.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 12 Juni 2021  |  16:30 WIB
Dukung Pendidikan Hindu, PUPR Bangun Rusun STAH di Bali
Gedung utama kementerian PUPR - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun rumah susun (rusun) fasilitas pendukung Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH). Pembangunan rusun tersebut dinilai sebagai salah satu usaha pemerintah dalam pembangunan yang berkeadilan.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan anggaran yang terserap oleh proyek tersebut mencapai Rp16,81 miliar. Menurutnya, pembangunan rusun akan dilaksanakan secara merata di dalam negeri, termasuk di Pulau Bali.

"Pembangunan Rusun untuk mahasiswa merupakan salah satu upaya Kementerian PUPR untuk melatih generasi muda untuk belajar tinggal di hunian vertikal. katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (12/6/2021).

Khalawi menyatakan pembangunan Rusun harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan.Menurutnya, pembangunan rusun tersebut serupa dengan dukungan Kementerian PUPR terhadap Pondok Pesantren maupun Seminari.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Bali Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa IV I Wayan Suardana menyatakan pembangunan Rusun mahasiswa STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja akan dibangin sebanyak satu tower setinggi tiga lantai. Rusun tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat tidur, lemari pakaian, serta meja dan kursi belajar.

Selain itu, proses pembangunan Rusun tersebut akan diterapkan konsep kearifan lokal dengan gaya arsitektur Bali. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 5/2005 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali.

"Jumlah hunian [rusun tersebut akan memiliki] sebanyak 43 unit dengan tipe 24. Saat ini proses pembangunan Rusun tengah berlangsung dan kami juga juga meminta kontraktor pelaksana untuk membangun barak pekerja dan gudang bangunan serta pagar pengaman proyek," terangnya.

Kontraktor pelaksana pembangunan Rusun ini adalah PT Pandan Jaya Indonesia - PT Anggaza Widya Ridha Mulia (KSO). Saat ini sedang dilaksanakan pemasangan tiang pancang untuk pondasi bangunan. Pembangunan rusun direncanakan selesai pada akhir tahun 2021 agar bisa segera dimanfaatkan oleh para mahasiswa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hindu rumah susun Kementerian PUPR
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top