Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Travel Bubble, Vaksinasi di Bali, Batam dan Bintan Dikebut

Vaksinasi Covid-19 di 3 wilayah yakni Bali, Batam, dan Bintan terus dikebut menjelang pelaksanaan travel bubble yang direncanakan pada Juli mendatang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  06:35 WIB
Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. ANTARA
Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah pusat terus mendorong vaksinasi Covid-19 di Bali, Batam, dan Bintan agar herd immunity di ketiga pulau tersebut dapat cepat terbentuk.

Hal tersebut dilakukan karena selain pariwisata, terutama Batam dan Bintan merupakan sentra Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Kita berharap ketiga daerah ini dapat divaksinasi lebih awal, sehingga pemerintah dapat mendorong travel bubble di daerah tersebut. Kita juga mendorong Nusa Dua di Bali dan Lagoi di Bintan untuk dapat memiliki kesiapan seperti Phuket di Thailand,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip dari Antara, Selasa (8/6/2021).

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad melaporkan bahwa dari 1.476.091 penduduk di 7 kabupaten/kota setempat telah divaksin sebanyak 15,8 persen per Selasa (8/6/2021). Vaksinasi dilaksanakan di 67 sentra vaksinasi.

"Khusus Batam memiliki 21 sentra vaksinasi permanen dan Bintan memiliki 10. Di Batam vaksinasi sudah mencapai 15,6 persen sedangkan di Bintan 23,5 persen,” tutur Ansar.

Ansar menyatakan Kepri memiliki total vaksin 75.910 vial, sedangkan sisa vaksin di Batam 5213 vial, dan Bintan 2150 vial. Ia pun memperkirakan dalam waktu satu minggu ke depan, stok vaksin di Batam dan Bintan, sehingga diharapkan segera ada pengiriman vaksin oleh Kementerian Kesehatan.

"Sampai akhir Juni, Batam dan Bintan diperkirakan bisa mencapai vaksinasi masing-masing 50 persen. Kita juga sudah menambah tenaga vaksinator baru tidak hanya untuk vaksinasi umum, akan tetapi juga untuk persiapan vaksinasi gotong royong," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif per Selasa (8/6/2021) yang tersentuh program vaksinasi masih di bawah 3 persen.

Adapun rencana tindak lanjut Kementerian Parekraf untuk mendorong vaksinasi adalah memprioritaskan tenaga kerja parwisata dan ekonomi kreatif di Bali, Batam, dan Bintan.

"Sesuai arahan presiden vaksinasi harus ditingkatkan secara holistik agar dua destinasi ini mencapai herd immunity untuk memulihkan ekonomi kreatif," kata Menteri Sandiaga.

Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan Pemda Bali dan Kepri menjamin kebutuhan vaksin akan didistribusikan secara cepat. Untuk Kepri khususnya Batam dan Bintan, stok vaksin akan segera dikirimkan pada satu minggu ke depan.

"Alhamdulillah Kepri termasuk provinsi yang laju penyuntikannya cepat di Indonsia. Semangat ini akan mempercepat pemulihan di segala bidang,” ujar Oscar.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi travel bubble

Sumber : Antara

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top