Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasokan Air Baku Sudah Melebihi Kapasitas

Pemerintah menargetkan akan ada tambahan 31 bendungan sejak 2014 dengan kapasitas air baku sebanyak 13,16 meter kubik per detik.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  14:04 WIB
Foto udara proyek Bendungan Cipanas di Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (21/7/2020). - ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Foto udara proyek Bendungan Cipanas di Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (21/7/2020). - ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan bahwa pasokan air baku di dalam negeri saat ini sudah melebihi kapasitas.

Direktur Air Minum Kementerian PUPR Yudha Mediawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya berfokus untuk melakukan hilirisasi dari kapasitas air baku pada bendungan dan bendung di dalam negeri. 

Pemerintah menargetkan akan ada tambahan 31 bendungan sejak 2014 dengan kapasitas air baku sebanyak 13,16 meter kubik per detik.

"Dari sisi suplai sudah overcapacity, tinggal bagaimana real demand survey-nya [dilakukan perusahaan daerah aIr minum]. Kalau ini disinkronkan [antara pasokan air baku dan permintaan air minum perpipaan], akan dilakukan pemanfaatan air baku yang ada," katanya di sela-sela Peluncuran Peta Jalan Peningkatan Kapasitas SDM BUMD Air Minum, Rabu (2/6/2021).

Berdasarkan catatan Bisnis, pemerintah akan membangun 75 bendungan baru sepanjang 2014–2024 dengan kapasitas air baku mencapai 88,31 liter per detik. Adapun, pemerintah hanya akan memanfaatkan 31 bendungan sebagai sumber SPAM baru pada periode tersebut.

Kasubdit Perencanaan Teknis SPAM Kementerian PUPR Dades Prinandes sebelumnya mengatakan bahwa tidak semua [bendungan yang dibangun] untuk air minum. Sebagian bendungan, ujarnya, akan difokuskan sebagai bahan baku irigasi, pembangkit listrik, maupun pengendali banjir.

Pihaknya menargetkan dapat membangun SPAM senilai Rp107 triliun berkapasitas 29.000 liter per detik (lpd) hingga 2024. Adapun, SPAM yang berasal dari anggaran negara akan memiliki total kapasitas sekitar 11.000 lpd.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumber daya air bendungan
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top