Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teten: Masalah UMKM Terkait Penyaluran dan Jaminan Pembiayaan

Teten Masduki pada peresmian ekspor briket di Makassar, Senin (31/5/2021) mengatakan banyak pemberi pembiayaan usaha baik dari perbankan ataupun koperasi simpan pinjam yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  20:49 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan persoalan penyaluran dan jaminan pembiayaan patut menjadi perhatian para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Teten Masduki pada peresmian ekspor briket di Makassar, Senin (31/5/2021) mengatakan banyak pemberi pembiayaan usaha baik dari perbankan ataupun koperasi simpan pinjam yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM.

"Perbankan dan koperasi simpan pinjam, bahkan terjadi over likuiditas karena peminjam sedikit," katanya.

"Butuh mekanisme penyaluran pinjaman UMKM dengan pendekatan baru, karena kalau melalui pendekatan aset, maka akan berat bagi UMKM. Ini yang harus dicari solusinya," ujarnya.

Selain mekanisme penyaluran, kata dia, persoalan lain yakni terkait jaminan dari lembaga penjamin pembiayaan. Hal ini penting untuk menghindari faktor-faktor resiko perbankan atau koperasi dalam menyalurkan pembiayaan.

Dia menjelaskan misalnya di Jawa Tengah, Jamkrindo yang begitu aktif memberikan jaminan atau perlindungan setiap pinjaman sehingga perbankan atau koperasi simpan pinjam tidak takut memberikan bantuan simpan pinjam.

Menurut dia, jaminan produk UMKM itu sudah bisa dilihat jika produksinya ada yang menyerap. Artinya ada kepastian bisa membayar cicilan pinjaman.

Untuk mencari solusi, lanjut dia, peran dan sinergitas kementerian, pemerintah daerah ataupun Himbara tentunya begitu diperlukan.

"Briket saja diminta banyak, masa tidak diberi pinjaman. Bahan baku banyak di petani, cuma perlu diperkuat. CV ini (pengekspor briket Makassar) dapat suplai bahan baku tempurung kelapa dari paket pembiayaan koperasi di petani, modal kerjanya dari perbankan," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan umkm teten masduki

Sumber : Antara

Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top