Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASDP: 88 Persen Warga Sumatra Belum Kembali ke Jawa

ASDP mencatat terdapat 88 persen dari total pengguna penyeberangan Merak-Bakauheni saat Lebaran yang belum kembali ke Jawa.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 19 Mei 2021  |  16:07 WIB
Foto udara dermaga 6 eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (29/4/2019). PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) memberlakukan tarif promo di dermaga eksekutif bagi angkutan kendaraan golongan V hingga IX mulai Rabu (1/5)./JIBI - Bisnis/Abdullah Azzam
Foto udara dermaga 6 eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (29/4/2019). PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) memberlakukan tarif promo di dermaga eksekutif bagi angkutan kendaraan golongan V hingga IX mulai Rabu (1/5)./JIBI - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sejak 15–18 Mei 2021, warga Sumatra yang telah menyeberang kembali ke Jawa atau dari Bakauheni menuju Merak baru sebanyak 50.300 orang dengan total kendaraan sekitar 13.000 unit.

"Jika dibandingkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra pada periode pra larangan mudik kemarin sekitar 420.000 penumpang, maka yang kembali dari Sumatra sekitar 50.300 orang atau baru 12 persen. Masih kurang sebanyak 369.000 atau sekitar 88 persen lagi," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam siaran pers, Rabu (19/5/2021).

Sementara itu, lanjutnya, untuk total kendaraan yang menyeberang pada pra larangan mudik kemarin dari Merak ke Bakauheni tercatat mencapai 125.000 kendaraan.

"Adapun total kendaraan yang sudah kembali dari Sumatra ke Jawa hingga H+4 baru sekitar 13.000 unit atau baru sekitar 13 persen. Masih ada sekitar 109 ribuan kendaraan atau 87 persen yang belum kembali," tuturnya.

Kendati demikian, dia menyebut memasuki H+4 Lebaran, arus penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang dari Sumatra menuju Jawa mulai mengalami peningkatan. Bahkan, arus penyeberangan pasca Lebaran mulai meningkat sejak H+1 Idulfitri.

ASDP kembali mengingatkan kepada seluruh pengguna jasa yang akan menyeberang pasca arus Lebaran agar mempersiapkan syarat perjalanan surat keterangan hasil negatif Covid-19 swab antigen yang dilakukan di tempat asal.

Menurutnya, hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan. Sesuai kebijakan pemerintah, ASDP selaku operator penyeberangan harus menghadirkan layanan prima dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat demi menekan angka penularan Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

feri penyeberangan asdp Mudik Lebaran
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top