Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Uang Beredar Meningkat saat Lebaran 2021, Tapi...

Eko Listiyanto mengatakan peredaran uang terlihat beredar, tetapi tidak di semua daerah. Apa penyebabnya?
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 Mei 2021  |  19:54 WIB
Warga membawa uang yang baru ditukarkan di loket mobil kas keliling, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/6). - Antara/R. Rekotomo
Warga membawa uang yang baru ditukarkan di loket mobil kas keliling, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/6). - Antara/R. Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA -- Geliat ekonomi pada Lebaran tahun ini dianggap lebih baik dari 2020. Ini terlihat salah satunya dari perputaran uang yang meningkat hingga 41 persen. Namun, hal tersebut tampaknya tidak menyeluruh ke semua daerah.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan peredaran uang terlihat beredar di perkotaan saja. Dia menilai kebijakan larangan mudik menjadi salah satu pemicunya.

“Mungkin ada sebagian orang melakukan transfer uang ke daerah meski tidak mudik. Tapi dugaaan saya lebih sedikit karena kalau di kampung bisa lebih banyak. Misalnya, membagikan tunjangan hari raya ke keponakan dan lainnya,” katanya saat dihubungi, Minggu (16/5/2021).

Eko menjelaskan aturan larangan mudik membuat mobilitas masyarakat menjadi terbatas. Dampaknya, daerah tidak dapat banyak manfaat dari kebijakan ini.

Jika dibandingkan dengan situasi normal, katanya, tentu sangat jauh berbeda. Eko mengatakan geliat ekonomi daerah terjadi pada momen besar, salah satunya saat periode Lebaran.

Belanja daring pun demikian. Meski masyarakat didorong melakukan transaksi secara virtual, dia mengatakan hal itu hanya terjadi di kota besar dan Pulau Jawa.

Dia menuturkan yang perlu jadi perhatian saat ini adalah gelombang lanjutan Covid-19. Jangan sampai Indonesia seperti di India. Negeri Bollywood mengalami gelombang lanjutan karena ada acara yang mengumpulkan banyak orang.

“Setelah lebaran dugaan saya kasus akan menigkat. Karena data dari Covid-19 konsisten kasus selalu naik pascalibur. Cuma seberapa besar, kita berharap masih bisa diatasi pemerintah. Mudah-mudahan jangan sampai jebol,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang Pertumbuhan Ekonomi lebaran Larangan Mudik Lebaran
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top