Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkeu Ingatkan DKI Jakarta Bangun 657.000 Sambungan Rumah

DKI Jakarta telah menyatakan komitmen untuk membangun sekitar 657.000 SR untuk memanfaatkan air bersih dari 2 SPAM.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 30 April 2021  |  17:31 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan Bendungan Karian, di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (4/10). - Kementerian Sekretariat Negara
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan Bendungan Karian, di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (4/10). - Kementerian Sekretariat Negara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan memberikan peringatan bagi Pemerintah Daerah DKI Jakarta agar memastikan pembangunan sambungan rumah. Sebab, Ibu Kota akan mendapatkan kiriman air bersih dari 2 sistem penyediaan air minum (SPAM).

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Luky Alfirman mencatat DKI Jakarta telah menyatakan komitmen untuk membangun sekitar 657.000 SR untuk memanfaatkan air bersih dari 2 SPAM. Kedua SPAM tersebut adalah SPAM Jatiluhur I dan SPAM Karian Serpong.

"Kami mendorong agar dapat dilakukan nota kesepahaman antara penanggung jawab proyek kerja sama [SPAM] dengan pemerintah daerah dan PJPK dengan PDAM off taker agar menghindari mismatch pembangunan [SPAM] hulu dan hilir," katanya Aula Kementerian PUPR, Kamis (30/4/2021).

Layanan air minum di Ibu Kota akan bertambah 15,15 persen dari total kebutuhan air minum DKI Jakarta. Angka tersebut setara dengan 1,6 juta masyarakat DKI Jakarta yang akan mendapatkan air minum dari SPAM Jatiluhur I.

Di samping itu, DKI Jakarta akan mendapatkan alokasi terbesar dari kapasitas SPAM Karian-Serpong atau sebanyak 3.200 lpd yang disebar pada maksimal 256.000 sambungan rumah (SR). Kapasitas tersebut diproyeksikan dapat melayani 1,2 juta jiwa di Ibu Kota atau menambah kapasitas air pipa sebanyak 12 persen.

Luky berujar pihaknya telah meberikan penjaminan senilai Rp607 miliar melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Adapun, penjaminan tersebut memungkinkan pemenang lelang untuk melakukan peminjaamn dana sekitar Rp2 triliun.

Total investasi yang ditelan oleh SPAM Karian Serpong mencapai Rp2,4 triliun. SPAM Karian Serpong merupakan proyek KPBU unsolicited atau diprakarsai oleh badan usaha, yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Korean Water Resources Corporation, dan LG LF Internastional Corporation.

Ketiga pemrakarsa proyek SPAM Karian-Serpong memengankan lelang proyek tersebut dan membentuk badan usaha pelaksana, yakni PT Karian Water Services. PT Karian Water Services (WS) akan memiliki konsesi SPAM Karian-Serpong selama 33 tahun dengan rincian 3 tahun masa konstruksi dan 30 tahun masa pengoperasian.

Saat ini, KWS dijadwalkan untuk mencari sumber dana untuk memenuhi biaya konstruksi SPAM tersebut hingga Oktober 2021. Adapun, konstruksi SPAM tersebut direncanakan akna berlansung selama 3 tahun sejak November 2021 hingga Oktober 2024.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta kemenkeu spam
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top