Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IA-CEPA dan UU Cipta Kerja Bawa Dorongan untuk Industri Mamin

Nilai investasi Australia yang masuk ke Indonesia sepanjang 2020 mencapai US$348,5 juta dengan 1.562 proyek. 
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 14 April 2021  |  20:33 WIB
Salah satu fasilitas produksi industri makanan. Istimewa -  Kemenperin
Salah satu fasilitas produksi industri makanan. Istimewa - Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan menyebutkan kehadiran Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) dan Undang-Undang Cipta Kerja bisa menjadi dorongan untuk industri makanan minuman.

Selain bisa mempermudah berjalannya usaha, dua hal tersebut bisa memperluas akses pasar untuk produk makanan dan minuman yang diproduksi.

Direktur Perundingan Bilateral Kemendag Ni Made Ayu Marthini menyebutkan Indonesia setidaknya memiliki 23 perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan negara atau negara-negara dalam suatu kawasan. Sementara Australia memiliki total 33 perjanjian perdagangan bebas.

“Ini merupakan modal jangka panjang yang perlu kita sentuh. Terlebih di tengah pandemi dan perubahan iklim yang membuat perdagangan antara kedua negara menghadapi situasi yang tidak menentu,” kata Made dalam diskusi daring, Rabu (14/4/2021).

Made juga mengatakan aktivitas industri makanan dan minuman tidak bisa lepas dari logistik dan produksi yang didukung dengan pasokan bahan baku. Ketika situasi bahan baku dari Australia terganggu, Indonesia yang banyak tergantung dari Australia tidak bisa hanya mengandalkan satu sumber pasokan.

Untuk mencegah munculnya hambatan ini, Made mengatakan kedua negara bisa memanfaatkan jalinan kerja sama yang telah hadir sebelum IA-CEPA ditandatangani, seperti Red Meat Initiative, Grain Partnership, dan Food Innovation Center guna memperkuat kolaborasi kedua negara.

“Indonesia dan Australia bisa memperdalam hubungan dengan memulai untuk saling berinvestasi di sektor ini. Sebagaimana diketahui, keduanya memiliki pasar dengan adanya perjanjian perdagangan bebas masing-masing,” lanjutnya.

Investasi di sektor industri makanan dan minuman, lanjut Made, bisa menikmati sejumlah insentif yang ditawarkan lewat UU Cipta Kerja. Di antaranya lewat tax allowance dan investment allowance.

Nilai investasi Australia yang masuk ke Indonesia sepanjang 2020 mencapai US$348,5 juta dengan 1.562 proyek. Tetapi, investasi utama Australia masih berada pada sektor pertambangan, pariwisata, industri permesinan, jasa listrik, gas, dan air. Sementara sektor pertanian atau pangan belum menjadi magnet utama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia industri mamin ia-cepa
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top