Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Kondominium Pasar Sekunder Singapura Tertinggi dalam 10 Tahun

Harga kondominium di pasar sekunder di Singapura mencapai titik tertinggi dalam 10 tahun. Perkembangan itu disebabkan oleh kurangnya pasokan rumah baru, terutama di daerah pinggiran kota.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 13 April 2021  |  13:55 WIB
Deretan properti mewah di Singapura - Reuters
Deretan properti mewah di Singapura - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Volume penjualan kembali (pasar sekunder) kondominium bulanan mencapai tertinggi dalam 10 tahun, dengan 1.662 unit dijual kembali pada Maret.

Ini lebih dari dua kali lipat jumlah pada periode yang sama tahun lalu, dan 73 persen lebih tinggi dari volume rata-rata 5 tahun untuk Maret. Bulan itu juga mengalami kenaikan harga 0,1 persen, memperpanjang kenaikan selama 8 bulan berturut-turut.

Harga jual kembali secara keseluruhan naik 4,4 persen secara tahunan (yoy), menurut portal real estat SRX Property pada Selasa (13/4/2021).

Analis properti dari PropNex dan OrangeTee & Tie mengemukakan perkembangan itu disebabkan oleh kurangnya pasokan rumah baru, terutama di daerah pinggiran kota.

Christine Sun, wakil presiden penelitian dan analitik di OrangeTee & Tie, mencatat bahwa tidak ada peluncuran besar-besaran di luar kawasan pusat (outside of central region/OCR) tahun ini, yang mengalihkan pembeli ke pasar penjualan kembali untuk perumahan alternatif.

Harga di OCR naik 4,6 persen yoy, tetapi turun 0,2 persen dari Februari. Harga transaksi tertinggi di kawasan ini adalah satu unit di Archipelago, dijual kembali seharga Sin$2,8 juta.

Wilayah ini juga memimpin dalam volume, dengan 60,2 persen transaksi berasal dari OCR. Wilayah pusat inti (core central region/CCR) dan wilayah tengah lainnya (rest of central region/RCR) masing-masing mencapai 23,2 persen dan 16,5 persen.

"Peluncuran besar-besaran di wilayah pinggiran kota akan terus dibatasi, sehingga permintaan untuk rumah pasar massal yang dijual kembali mungkin terus menguat tahun ini, kecuali langkah-langkah pendinginan baru atau keadaan tak terduga," kata Sun.

Analis dari Huttons Asia dan PropNex menyatakan bahwa peluncuran kondominium di CCR seperti Midtown Modern telah menarik minat pembeli, menciptakan limpahan permintaan ke pasar penjualan kembali. Huttons mencatat bahwa transaksi rumah CCR baru pada Maret berada pada posisi tertinggi dalam 8 tahun.

Selanjutnya, pasar penjualan kembali di kawasan itu masing-masing naik 1,1 persen dan 3,2 persen per bulan (mtm) dan yoy. Penjualan tertinggi adalah untuk satu unit di Keppel Bay's Reflections, dijual seharga Sin$7 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kondominium bisnis properti singapura

Sumber : The Business Times

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top