Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Didominasi Tol, WSKT Kejar Proyek Nasional Senilai Rp92 Triliun

Lini bisnis konstruksi jalan, khususnya jalan tol, masih akan mendominasi sumber pendapatan Waskita.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 08 April 2021  |  19:59 WIB
Bendungan Way Sekampung di Lampung, salah satu proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Bendungan Way Sekampung di Lampung, salah satu proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menyatakan akan mengincar proyek infrastruktur konektivitas, pengembangan kawasan, pipanisasi, dan infrastruktur transmisi di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi senilai Rp92 triliun.

Presiden Direktur Waskita Destiawan Soewardjono yakin Waskita masih akan cukup berperan dalam pembangunan infrastruktur nasional.

"Ini asumsi kalau pemerintah terus meningkatkan anggaran untuk infrastruktur. Tentunya, target-target yang kami canangkan dalam 5 tahun ke depan bisa tercapai," katanya dalam webinar "Mengukur Infrastruktur", Kamis (8/4/2021).

Destiawan mencatat pihaknya mengincar proyek senilai Rp49 triliun di Pulau Jawa. Jenis proyek yang diincar adalah infrastruktur konektivitas dan pipanisasi minyak dan gas.

Dengan kata lain, lini bisnis konstruksi jalan, khususnya jalan tol, masih akan mendominasi sumber pendapatan Waskita. Total, Waskita menargetkan dapat membangun 248 kilometer jalan tol selama 5 tahun ke depan.

Waskita juga membidik 14 proyek kereta api, 24 proyek bandar udara, dan 6 pelabuhan untuk proyek infrastruktur konektivitas.

Saat ini,  Waskita memiliki 12 proyek jalan tol berjalan yang tersebar di Pulau Sumatra dan Jawa. Adapun total investasi yang ditanamkan Waskita pada 12 proyek tersebut mencapai Rp66 triliun.

Secara akumulasi, Waskita telah menanamkan dana senilai Rp192 triliun sejak 2014 pada 19 jalan tol yang tersebar di Pulau Sumatra dan Jawa. Sejauh ini, hanya tujuh unit jalan tol sepanjang 446 kilometer yang telah beroperasi penuh, yakni Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang.

Adapun, tujuh jalan tol sepanjang 315 kilometer yang baru beroperasi sebagian, yakni Jalan Tol Kayu Agung-Betung, Ciawi-Sukabumi, Bekasi-Kampung Melayu, Cimanggis-Cibitung, Depok-Antasari, Pasuruan-Probolinggo, dan Krian-Manyar. Sementara itu, ada 5 unit jalan tol baru sepanjang 399 kilometer yang masih dalam proses konstruksi, yaitu Jalan Tol Kuala Tanjung-Parapat, Cileunyi-Dawuan, Cibitung-Cilincing, Cinere-Serpong, dan Yogyakarta-Bawen.

Secara total, Waskita memiliki konsesi jalan tol nasional sepanjang 1.107 kilometer hingga saat ini. Nilai ekuitas yang dimiliki Waskita dari seluruh jalan to tersebut mencapai Rp37 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur waskita karya
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top