Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AIIB Tertarik Membiayai Proyek Tol Trans-Sumatera

AIIB sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembiayaan pembangunan tol Trans-Sumatera.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 07 April 2021  |  18:43 WIB
Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 Kilometer ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 September kemarin dan merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 kilometer. ANTARA FOTO - FB Anggoro
Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 Kilometer ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 September kemarin dan merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 kilometer. ANTARA FOTO - FB Anggoro

Bisnis.com, JAKARTA –Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) membuka kemungkinan untuk membiayai proyek infrastruktur lain di Indonesia, salah satunya tol Trans-Sumatera.

Vice President Chief Administration Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Luky Eko Wuryanto mengungkapkan pihaknya sudah berkomunikasi beberapa kali dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait dengan pembiayaan pembangunan tol Trans-Sumatera oleh AIIB.

“Waktu tu kebetulan saya di-approach karena kebetulan saya tahu, bekas kolega saya saat [bekerja] di pemerintahan, teman-teman [PUPR] sudah bilang, ‘Bisa gak AIIB biayai [proyek] Trans-Sumatera?’. Ya tentunya bisa apabila Indonesia mengingnkan,” kata Luky dalam wawancaranya bersama Bisnis, Rabu (7/4/2021).

Meski begitu, Luky mengaku pembicaraannya dengan pihak pemerintah terkait dengan proyek ruas jalan sepanjang 2.704 kilometer tersebut belum menghasilkan kesepakatan apa pun.

Selain tol Trans-Sumatera, Luky juga menyebut pihak AIIB juga tengah membahas rencana pembiayaan proyek pembangunan infrastruktur kawasan industri. Rencana tersebut, katanya, masih dalam tahap penjajakan.

Dia menuturkan AIIB sedang membiayai sejumlah proyek di Indonesia, salah satu di antaranya proyek pariwisata “The Mandalika” di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. AIIB mengucurkan dana sebesar US$248,4 juta dari total estimasi biaya proyek US$316,5 juta.

Luky mengatakan Indonesia berada di posisi kedua sebagai negara dengan total pinjaman terbesar dari AIIB, dengan persentase pinjaman sebesar 10 persen dari total lending. Selama 4-5 tahun terakhir, Indonesia telah memanfaatkan pinjaman sebesar US$2,4 miliar dari total US$24 miliar.

Berdasarkan data dari website aiib.org, ada total sembilan proyek pembangunan di Indonesia yang dibiayai oleh AIIB. Seluruh proyek terdiri dari sektor energi, air, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan masyarakat, ketahanan ekonomi, dan urban.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol trans sumatra aiib
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top