Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyelundupan Timah, Luhut : Bila Ada Oknum yang Bermain Segera Proses!

Menko Marves Luhut B. Pandjaitan minta KPK, TNI, Polri, Kejaksaan, Bakamla untuk serius memberantas tindakan penyelundupan tin slag atau timah olahan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  20:03 WIB
Aktivita tambang timah Belitung Timur - Bisnis.com
Aktivita tambang timah Belitung Timur - Bisnis.com

Bisnis.com, PANGKALPINANG —  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta supaya penegak hukum memberantas penyelundupan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya minta KPK, TNI, Polri, Kejaksaan, Bakamla untuk serius memberantas tindakan penyelundupan tin slag atau timah olahan, apabila ada oknum yang bermain segera proses," kata Luhut Binsar Pandjaitan saat rapat koordinasi secara virtual dengan Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan Indonesia menduduki peringkat ke-2 persentase cadangan timah terbesar di dunia dan monasit sebagai mineral ikutan bijih timah dapat dikelola menjadi komoditas bernilai tinggi dan bermanfaat besar seperti industri magnet, baterai, dan advance material.

Di samping itu, potensi pemanfaatan limbah timah mengandung unsur logam tanah jarang (LTJ), seperti thorium, itrium, samarium, uranium, cerium, lantanum, serta neodimium yang digunakan untuk industri elektronika, industri pertahanan, industri kendaraan hybrid.

"Harga penjualan di Babel berkisar Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram, bayangkan harga di Internasional, setelah proses pengolahan sekitar $1.000 per/kg. Oleh karena itu, saya minta kita jangan ekspor langsung, tapi diolah terlebih dahulu di dalam negeri," ujarnya.

Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman saat koordinasi virtual terkait penanganan limbah slag tambang timah, mengatakan bahwa ada oknum pengekspor tin slag yang beralibi melakukan pengiriman antarpulau, padahal hal itu juga termasuk ilegal.

"Kami berupaya kegiatan ini dapat dicegah sehingga proses pemurnian bisa dilakukan di Babel," katanya.

Menurut dia, maraknya penyelundupan limbah peleburan timah dari Babel ke luar negeri menyebabkan kerugian pada negara. Hal ini juga berimbas pada pencemaran dan kerusakan lingkungan darat dan laut akibat limbah, serta tak jarang menelan korban jiwa.

"Pertemuan ini [bertujuan] untuk merumuskan pencegahan dikarenakan semakin maraknya penyelundupan mineral ikutan yang kini banyak dilirik oleh industri teknologi tinggi," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timah Luhut Pandjaitan

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top