Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peningkatan Investasi Ketenagalistrikan Didorong Proyek Ini

Kenaikan investasi ketenegalistrikan baik dari dalam negeri maupun investasi asing utamanya disebabkan oleh proyek pembangkit listrik 35.000 MW.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 Maret 2021  |  07:01 WIB
Pekerja berkomunikasi dengan operator alat berat pada proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extension 1x315 MW di Desa Lontar, Tangerang, Banten, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Pekerja berkomunikasi dengan operator alat berat pada proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extension 1x315 MW di Desa Lontar, Tangerang, Banten, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam satu dekade terakhir investasi di sektor ketenagalistrikan berkembang cukup signifikan.

Anggota Dewan Energi Nasional Herman Darnel Ibrahim mengatakan bahwa kenaikan investasi ketenegalistrikan baik dari dalam negeri maupun investasi asing utamanya disebabkan oleh proyek pembangkit listrik 35.000 MW.

"Peran swasta besar dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan," ujarnya dalam acara Apresiasi untuk Prestasi yang digelar Listrik Indonesia di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Sementara itu, Direktur Mega Project PT PLN M. Ikhsan Asaad mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk terus meningkatkan porsi produk dalam negeri.

Menurutnya, PLN akan memberi karpet merah bagi perusahaan-perusahaan yang akan membuat pabrik di dalam negeri.

"Tahun lalu TKDN [tingkat komponen dalam negeri] sebesar 40 persen, tahun ini 50 persen. TKDN pada transmisi bagus dan distribusi juga. Ke depan kami mendorong peningkatan TKDN," ungkapnya.

Sebelumnya, realisasi rata-rata penggunaan TKDN oleh PT PLN (Persero) tercatat mencapai 40,13 persen pada 2020.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini sebagian besar capaian TKDN masih belum mencapai target sesuai aturan pemerintah.

"Berdasarkan hal tersebut, PLN sangat membutuhkan sinergi, dukungan, dan keterbukaan semua stakeholder dalam implementasi TKDN sehingga dengan harapan keterlibatan industri dalam negeri sebagai mitra kerja dalam proyek ketenagalistrikan bisa berjalan optimal dan sesuai kondisi dan kapabilitas industri terkini," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

listrik dewan energi masional
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top