Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi: Semua Transportasi Massal Harus Ramah Lingkungan

Presiden Jokowi mendorong agar seluruh transportasi massal di Indonesia ke depannya ramah lingkungan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  13:33 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Rel Listrik Lintas Yogyakarta/Solo di Stasiun Yogyakarta, DIY, Senin 1 Maret 2021 / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Rel Listrik Lintas Yogyakarta/Solo di Stasiun Yogyakarta, DIY, Senin 1 Maret 2021 / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan seluruh transportasi massal di Indonesia berbasis listrik di masa mendatang. Pasalnya, kendaraan jenis itu dinilai lebih ramah lingkungan.

Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan Kereta Rel Listrik Lintas Yogyakarta - Solo di Stasiun Yogyakarta, Senin (1/3/2021). Peresmian itu juga dilakukan Presiden dikaligus menjajal langsung kereta tersebut menuju Stasiun Solo Balapan.

“Saya kira moda transportasi negara kita ke depan harus semuanya mengarah kepada kereta transportasi massal yang ramah lingkingan juga kendaraan-kendaraan semua ke depannya harus ramah lingkungan yaitu listrik,” katanya, Senin (1/32021). 

Sementara itu, saat meresmikan KRL Lintas Yogyakarta - Solo, Presiden mengapresiasi transportasi tersebut lantaran dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.

KRL Solo Yogya lanjut Jokowi memiliki kecepatan tempuh lebih cepat sekitar 10 menit dibandingkan kereta api Prambanan Ekspres alias Prameks. Selain itu, biaya operasi kereta ini juga lebih murah dibandingkan kereta lainnya.

“Ini sebuah efisiensi yang sangat bagus sekali, dan juga yang paling penting kereta ini ramah lingkungan,” tuturnya.

Jokowi berharap kendaraan listrik ini dapat membantu mobilitas orang maupun barang dari Yogya - Solo maupun sebaliknya. Presiden juga berharap KRL ini mampu meningkatkan pariwisata dan ekonomi di dua daerah tersebut.

Adapun KRL Yogyakarta - Solo akan beroperasi di 11 stasiun. Dimulai dari Stasiun Yogyaarta - Lempuyangan - Maguwo - Prambanan - Brambanan - Srowot - Klaten - Cepet - Delanggu - Gawok - Purwosari - Stasiun Solo Balapan.

Kereta ini dapat melayani setidaknya mencapai 1.600 orang dalam satu kali perjalanan pada massa normal. Namun, selama pandemi PT KAI mengatur kapasitas pengguna sebanyak 74 orang per kereta untuk menekan risiko penularan virus.

Selain itu, KRL Yogya - Solo diketahui memiliki kecepatan maksimal mencapai 90 km/jam, atau lebih cepat dibandingkan Prameks.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi transportasi massal
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top