Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggaran PEN 2021 Naik lagi Jadi Rp699,43 Triliun, Sri Mulyani Beberkan Alasannya

Peningkatan alokasi anggaran PEN tahun ini bertujuan untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19, khususnya melalui penyediaan vaksinasi, mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong kinerja dunia usaha.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  12:09 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan s3cara virtual saat acara Bisnis Indonesia Award di Jakarta, Senin (14/12/2020). Bisnis - Abdurachman
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan s3cara virtual saat acara Bisnis Indonesia Award di Jakarta, Senin (14/12/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kembali menaikkan alokasi anggaran utntuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pada 2021.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa alokasi anggaran PEN tahun ini meningkat hingga mencapai Rp699,43 triliun.

“Program PEN tahun ini yang naik kita harapkan akan jadi daya dorong yang efektif untuk pemulihan terutama di kuartal I/2021,” katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (23/2/2021).

Sri Mulyani menjelaskan, peningkatan alokasi anggaran PEN tahun ini bertujuan untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19, khususnya melalui penyediaan vaksinasi, mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong kinerja dunia usaha.

Jika dirincikan, dari jumlah tersebut, alokasi untuk sektor kesehatan ditetapkan sebesar Rp176,30 triliun, perlindungan sosial sebesar Rp157,41 triliun, program prioritas Rp125,06 triliun, dukungan UMKM dan korporasi Rp186,81 triliun, dan pemberian insentif usaha sebesar Rp53,86 triliun.

Sri Mulyani menyampaikan, program PEN tersebut merupakan kebijakan extraordinary yang dikeluarkan pemerintah dalam menghadapi kejadian extraordinary akibat pandemi Covid-19 .

Seperti diketahui, pada 2020 lalu, pemerintah mengalokasikan Rp695,2 triliun untuk anggaran PEN dan telah terealisasi sebesar Rp579,78 triliun atau 83,4 persen dari pagu.

Alokasi tersebut didistribusikan ke berbagai sektor, di antaranya kesehatan, perlindungan sosial, sektoral K/L dan Pemda, dukungan UMKM, pembiayaan korporasi, dan pemberian insentif usaha.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top