Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chandra Asri Dapat Kredit Ekspor US$60 Juta dari Bank DBS

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. mendapat fasilitas perdagangan terstruktur senilai US$60 juta dari Bank DBS untuk mendukung upaya Perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan ekspor produk petrokimia dari Indonesia.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  13:53 WIB
Chandra Asri telah menyelesaikan pembangunan pabrik Butene 1 dan Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) yang pertama kalinya di Indonesia pada 2020 dengan tepat waktu di tengah masa pandemi Covid-19.  - Chandra Asri Petrochemical
Chandra Asri telah menyelesaikan pembangunan pabrik Butene 1 dan Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) yang pertama kalinya di Indonesia pada 2020 dengan tepat waktu di tengah masa pandemi Covid-19. - Chandra Asri Petrochemical

Bisnis.com, JAKARTA — PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. mendapat fasilitas perdagangan terstruktur senilai US$60 juta dari Bank DBS untuk mendukung upaya Perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan ekspor produk petrokimia dari Indonesia.

Adapun Chandra Asri adalah produsen petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia dan mengoperasikan satu-
satunya Naphtha Cracker yang memproduksi Olefins (Ethylene, Propylene), Pygas dan Mixed C4, serta Polyolefins (Polyethylene dan Polypropylene).

Belum lama ini, Chandra Asri telah menyelesaikan pembangunan pabrik Butene 1 dan Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) yang pertama kalinya di Indonesia pada 2020 dengan tepat waktu di tengah masa pandemi Covid-19.

Hal itu sejalan dengan rencana perusahaan untuk mengintegrasikan secara vertikal, mendukung konsumsi domestik, dan meningkatkan penjualan ekspor monomer dan polimer dari Indonesia untuk meningkatkan neraca pembayaran negara.

Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra mengatakan Bank DBS telah memberikan fasilitas kepada Chandra Asri, sebagai nasabah korporat sejak 2005, dengan berbagai layanan perbankan, seperti digital banking, cash management, fasilitas perdagangan, treasury, debt capital market, dan pembiayaan yang berfokus pada kebutuhan Chandra Asri secara komprehensif.

Menurutnya, rekam jejak Bank DBS yang sangat baik dalam memahami kebutuhan klien, menjalankan struktur yang kompleks, dikombinasikan dengan fokus mereka pada kemitraan jangka panjang telah dan terus menjadi elemen kunci dari kekuatan mereka.

"Kami senang dapat melanjutkan hubungan yang kuat dengan Bank DBS melalui fasilitas perdagangan terstruktur yang inovatif dan elegan, yang mendukung rencana kami untuk pertumbuhan ekspor produk petrokimia," katanya melalui siaran pers, Senin (22/2/2021).

Group Head of Institutional Banking Bank DBS mengatakan Tan Su Shan mengatakan pihaknya senang dapat melanjutkan kemitraan panjang dengan Chandra Asri, sebagai perusahaan petrokimia terkemuka di Indonesia, selama bertahun-tahun.

"Solusi pembiayaan perdagangan yang terstruktur secara unik ini memberi Chandra Asri kemampuan untuk mencapai, skala, dan mendiversifikasi akses ke pembiayaan kompetitif. Kami berharap dapat terus bekerja dengan Perseroan dan membantu lebih banyak perusahaan dari Indonesia berkembang dan tumbuh secara internasional," katanya.

Berbeda dengan fasilitas perdagangan biasanya, struktur fasilitas yang diberikan kepada Chandra Asri ini secara unik mengintegrasikan kombinasi dari produk perdagangan untuk memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan.

Hal ini untuk menjawab kebutuhan perdagangan perusahaan dan memberikan fleksibilitas bagi Chandra Asri untuk meningkatkan fasilitas ini secara cepat pada saat pertumbuhan ekspor perusahaan meningkat di masa depan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit ekspor chandra asri petrochemical
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top