Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Apartemen di Atas Rp1 Miliar Masih Ada Pembeli

Hendro Gondokusumo, salah satu tokoh bisnis properti nasional, mengungkapkan bahwa pasar apartemen dengan harga lebih dari Rp1 miliar masih ada meski realisasi penjualannya tidak mencapai target.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 11 Februari 2021  |  23:10 WIB
Pembangunan apartemen di Jakarta./Bloomberg - Dimas Ardian
Pembangunan apartemen di Jakarta./Bloomberg - Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Apartemen yang dilepas dengan harga lebih dari Rp1 miliar ternyata masih ada pembelinya, demikian dikemukakan salah satu tokoh properti nasional, Hendro Gondokusumo, Presdir sekaligus CEO dan pendiri PT Intiland Development Tbk.

“Pasar apartemen di atas [harga] Rp1 milar masih ada. Target [penjualan] memang tidak tercapai [akibatg pandemi Covid-19], tetapi masih ada pembelinya,” ujarnya dalam Webinar Industri Properti Garda Terdepan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Kamis (11/2/2021) yang digelar berkaitan dengan HUT Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) ke-49.

Dia mengutarakan deposito masyarakat masih banyak sekali. Bagi segmen tersebut, mereka mau membeli lihat apa yang menguntungkan. Intinya, kalau tidak untungkan, mereka tidak mau membeli. “Yang mereka pikirkan hanya untung, untung, untung. Itu [membeli apartemen di atas Rp1 miliar] mereka lihat sebagai investasi.”

Hendro menambahkan bahwa dalam kondisi pandemi saat ini, segmen menengah atas memang terpengaruh. Meski demikian, dia menggarisbawahi apa pun yang akan terjadi, pengembang harus berani menghadapinya dan terus belajar.

“Setelah pandemi sama sekali lain, jadi harus selalu mencoba memikirkan sesuatu yang lain. Itu pun belum tentu berhasil, tetapi minimal kita belajar. Jangan tidak mau tahu dengan krisis ini, jangan tidak belajar atau lari dari kenyataan. Jadi, kalau ada masalah, ikuti masalahnya.”

Mengenai segmen pasar, Hendro juga melihat terjadi perubahan. Sebelum pandemi, sekitar 70 persen hingga 75 persen pembeli adalah mereka yang dilatarbelakangi kebutuhan, sekarang berimbang antara kepentingan investasi dan kebutuhan masing-masing 50 persen.

Dia mengutarakan pula bahwa bisnis perkantoran yang dijalani Intiland masih lumayan bagus. “Ada office di Jakarta Selatan masih bisa disewakan seluas 5.000 m2. “Tergantung desain dan lokasi, itu dekat MRT [moda raya terpadu].

Hendro juga menyemangati seluruh anggota REI dengan mengatakan bahwa pengembang merupakan pahlawan karena mampu menjadi penggerak perekonomian nasional. “Kita memang bikin highrise, tetapi yang mendapatkan manfaatnya berbagai lapisan masyarakat termasuk buruh dan mandor.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen bisnis properti intiland
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top